Rebranding, Hotel Inna Ombilin Heritage Menjadi Khas Ombilin Sawahlunto

By Administrator 03 Des 2021, 19:48:09 WIB Sawahlunto
Rebranding, Hotel Inna Ombilin Heritage Menjadi Khas Ombilin Sawahlunto

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO - Hotel Inna Ombilin Heritage milik BUMN di bawah pengelolaan PT. Aviasi Pariwisata Indonesia, berganti nama menjadi Khas Ombilin Hotel Sawahlunto.

Hal itu ditandai dengan digelarnya Rebranding Ceremony di Meeteng Room hotel tersebut, Jum'at ( 3/12) siang.

Menurut General Manager Hotel Khas Ombilin Sawahlunto, Budi Rizki, rebranding ini merupakan sebuah langkah pengembangan jaringan hotel milik BUMN menjadi lebih representatif dengan tetap mengedepankan layanan serta keramahtamahan, dan mengangkat berbagai kearifan lokal berstandar internasional.

Baca Lainnya :

“Filosofi Branding KHAS merupakan sesuatu ciri atau karakteristik yang khusus dan teristimewa dari suatu hal yang tidak dimiliki oleh hotel lain,” ungkapnya.

Saat ini, sebut dia, pihakanya menyediakan 17 kamar dengan type superior dan deluxe, dan sekarang sedang ditambah kamar baru untuk mencapai target 100 kamar.


"Di hotel ini, kami melengkapi fasilitas dengan restoran dan meeting room. Sementara pada masa pandemi COVID-19 ini, kami tetap menerapkan protokol kesehatan, sehingga seluruh tamu kami dapat terlindungi," sebutnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti dalam sambutannya mengatakan bahwa kehadiran hotel Khas Ombilin Sawahlunto telah berperan strategis dalam menyediakan pilihan penginapan yang berkualitas di Kota Warisan Dunia versi UNESCO ini.

"Dalam kota wisata, adanya hotel dan penginapan representatif dan berkualitas, sangatlah penting. Kini Kota Sawahlunto merasa semakin percaya diri dalam menjual pariwisatanya dengan infrastruktur pariwisata yang dilengkapi keberadaan Khas Ombilin hotel ini," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT. Aviasi Pariwisata Indonesia, Dony Oskaria, mengatakan bahwa pihaknya mulai mengintegrasikan dukungan dari sektor aviasi (penerbangan), perhotelan dan pariwisata untuk Kota Sawahlunto.

Menurutnya, kota Sawahlunto memiliki potensi besar dan kuat, keunikan dari heritage yang dipengaruhi oleh arsitektur Belanda menjadi ciri khas untuk daya tarik pariwisata.

"Sebagai holding Badan Usaha Milik Negara yang mengurus pariwisata, maka kami akan mulai masuk membantu mengup-grade berbagai penunjang pariwisata di Sawahlunto," katanya.

Konsep peningkatan pembangunan wisata Sawahlunto, lanjut Dony,  bukanlah dengan modernisasi yang akan membuat kota menjadi layaknya metropolitan, namun sebaliknya mengembalikan dan melestarikan nilai-nilai orisinal atau otentik dari kota ini.

"Saya ingin menyampaikan, kita jangan selalu berpikiran kalau modernisasi suatu kota itu dengan membangunnya menjadi penuh gedung bertingkat, fasilitas mewah dan canggih segala macam. Saya tidak mau Sawahlunto dibuat seperti itu, karena roh/spirit kota ini adalah kota tua yang penuh kekayaan sejarah dan budaya, jadi itu yang harus diperkuat dan dimunculkan dengan lebih tertata serta berkualitas," ujar pria kelahiran kabupaten Tanah Datar itu.

Kota Sawahlunto menurut Dony, sudah memiliki modal besar dari kekayaan sejarah dan budaya yang ada serta warisan bangunan dengan sentuhan zaman kolonial Belanda. untuk melengkapi itu yang diperlukan adalah peningkatan kebersihan/kerapian dan kualitas pelayanan kepada wisatawan.

"Di momen ini saya hadir ke Sawahlunto untuk rebranding Hotel Inna Ombilin menjadi Khas Ombilin Sawahlunto, yang merupakan hotel milik BUMN di bawah holding PT. Aviasi Pariwisata Indonesia. Ini adalah langkah awal kami berkontribusi mendukung pariwisata Sawahlunto dengan menyediakan sarana prasarana perhotelan yang representatif," pungkasnya. (ap)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Kanan 1 - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Kanan 2 - Iklan Sidebar