Gandeng UNSRI Palembang, UPTD Puskeswan Gelar JUMPA LISA

By Administrator 22 Apr 2021, 07:42:18 WIB Sawahlunto
Gandeng UNSRI Palembang, UPTD Puskeswan Gelar JUMPA LISA

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO - Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Puskeswan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan kota Sawahlunto terus berupaya memberikan pelayanan terbaiknya, bagi masyarakat.

Hal itu ditandai dengan telsh diluncurkannya program "Jumpa Lisa" (Jumat pagi live bersama puskeswan Sawahlunto), yang merupakan inovasi layanan publik dengan menggunakan media sosial.

Menurut Kepala UPTD Puskeswan, Drh. Feri, maksud dan tujuan program tersebut adalah untuk menyampaikan informasi penting tentang dunia peternakan dan dunia kesehatan ternak ke tengah masyarakat.

Baca Lainnya :

Penanganan kesehatan ternak kambing baik kambing bantuan pemerintah ataupun swadaya masyarakat, ujar Feri, merupakan tanggung jawab penuh UPTD Puskeswan Sawahlunto, sehingga kami selalu coba memberikan pelayanan terbaik, baik turun langsung ke lapangan, juga membuat inovasi inovasi diantaranya JUMPA LISSA yang merupakan pelayanan lewat media sosial yang diharapkan bisa menjangkau  sampai ke pelosok kota Sawahlunto.

" Dalam Jumpa Lissa episode pertama pada pekan lalu, telah kami bahas tentang penanganan Kasus keracunan pada hewan ternak," ungkapnya, Senin (19/4).

Dan untuk pelaksanaan yang kedua ini, imbuh Feri, kita menggandeng Universitas Sriwijaya Palembang, dengan mengangkat judul "Beternak Kambing dan Domba yang menguntungkan".

"Sengaja diangkat judul ini karena sesuai dengan program bapak walikota dalam mengangkat ekonomi kerakyatan dalam bidang peternakan. Hal ini telah dinyatakan dengan bantuan ternak kambing pada tahun 2019 dan 2020 dan permintaan netizen yang menonton Jumpa Lissa," terangnya. 

Lebih jauh disebutkannya bahwa selain itu dalam Jumpa Lissa tahap dua ini juga membahas tentang manajemen Kesehatan dan reproduksi, serta pejantan kambing boer dan waktu pemberian pakan.

Dalam jumpa Lissa juga banyak diikuti oleh kelompok kelompok ternak, salah satunya  adalah Kelompok peternak Harapan Bersama yang langsung dimotori oleh Riki Ekoni yang merupakan peternak milenial kota Sawahlunto, juga Rico sebagai Bhabin Kamtibmas yang selalu memonitor kegiatan kelompok tersebut dalam peternakan kambing.

"UPTD Puskeswan berharap, kedepannya  bisa lebih optimal pelayanan kami sehingga bermanfaat bagi warga kota Sawahlunto dan Indonesia umumnya," katanya.

Sementara itu, Dalam pemaparannya Dr. Drh. Langgeng Priyanto, M.Si dari Unsri Palembang menyampaikan beberapa hal penting yang harus di laksanakan oleh petani peternak dalam memelihara ternak kambing. Diantaranya, masalah Kesehatan yang sering menyerang Ternak kambing Seperti Penyakit scabies, Penyakit pink aye, 

Penyanyit orf dan Penyakit timpani.

Terkait masalah reproduksi, Drh. Langgeng menerangkan tanda tanda kembaing berangkat, Penanganan Setelah kambing beranak.l, Calving interval, Ketepatan waktu di kawinkan setelah beranak, dan beberapa tambahan mengenai waktu makan dan sistem perkandangan serta recording. (CE)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Kanan 1 - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Kanan 2 - Iklan Sidebar