Terkait Dugaan Kasus Tipikor, Polisi Periksa Dua Tersangka Oknum Mantan Pimpinan DPRD Sijunjung

By Administrator 07 Agu 2020, 20:48:44 WIB Sijunjung
Terkait Dugaan Kasus Tipikor, Polisi Periksa Dua Tersangka Oknum Mantan Pimpinan DPRD Sijunjung

WARTA ANDALAS, SIJUNJUNG - Akhirnya jajaran Polres Sijunjung, Sumatera Barat membuktikan janjinya. Setelah melakukan gelar perkara di Mapolda Sumbar, pada Jumat (24/7/2020) lalu, akhirnya Polres Sijunjung, menetapkan dua mantan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sijunjung sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi pengadaan belanja rumah tangga pimpinan.

Pada Senin (3/8/2020) Satreskrim Unit Tipikor (Tinda Pidana Korupsi) Polres Sijunjung melakukan pemeriksaan terhadap oknum NJ, sedangkan WB tak hadir dengan alasan sakit.

"Pemeriksaan NJ rencananya akan dilanjutkan pada hari ini (Jumat, 7/8/2020-red). Termasuk pemeriksaan terhadap WB yang saat ini sedang berlangsung," ucap sumber di Mapolres Sijunjung.

Baca Lainnya :

Sekitar pukul 09.30 WIB tersangka WB tiba di Mapolres Sijunjung. WB didampingi dua orang rekannya yang kemungkinan adalah PH (penasehat hukum-red). "Ya, tak mungkin lah kalau bukan PH mendampinginya, kalau tak ada PH bisa saja kita yang carikan," tambah sumber itu lagi.

Menggunakan mobil avanza silve,r WB masuk dari pintu belakang, WB yang bepakaian celana abu-abu dan  kemeja liris bersepatu kulit itu, langsung menuju ke ruang unit Tipikor.

"Masa iya masuk dari pintu belakang, ya...kita suruh mobil itu keluar," tambah sumber (lupa catat nopol mobil tersebut-red) itu lagi.

Setidaknya polisi telah menyiapkan puluhan pertanyaan terhadap tersangka WB dan termasuk meminta surat keterangan sakit atas tidak bisanya tersangka hadir pada Senin (3/8/2020) lalu.

Pemeriksaan tersangka dilakukan Kanit Tipikor Azhamu Suaril, SH dan juga dibantu Bripda Annisa.

Kapolres Sijunjung, AKBP Andry Kurniawan didampingi Wakapolres Kompol Andi Sentosa dan Kasat Reskrim AKP Petrizal, S.IK, Jumat (7/8/2020) membenarkan atas pemeriksaan terhadap mantan oknum pimpinan DPRD Sijunjung itu.

"Ya, kalau NJ sudah diperiksa pada Senin (3/7/2020). Sedangkan WB diperiksa hari ini. Kalau alasan dia sakit, maka dia harus menunjukan bukti surat keterangan sakit dari dokter," tegas mantan Kapolres Pariaman itu, diamini Wakapolres.

Menurut Kapolres, pihaknya akan mengusut semua tindak tanduk kejahatan Tipikor di Sijunjung. Bahkan menurutnya, bakal ada kasus "kelas kakap alias tuna" besar. "Tunggu saja nanti ada kejutan akan kita sampaikan," ucap Pamen peduli Rakyat itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, penetapan kedua tersangka oknum mantan pimpinan DPRD Sijunjung periode 2014-2019 itu dibenarkan Kapolres Sijunjung, AKBP Andry Kurniawan.

“Setelah gelar perkara di Mapolda pada Jumat (24/7/2020), pada Rabu (29/7/2020), kedua oknum dewan berinitial WB dan NJ telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi pengadaan belanja rumah tangga pimpinan,” kata Kapolres.

Disebutkan Kapolres, kedua tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi pengadaan belanja rumah tangga pimpinan dewan itu sejak 2018 hingga 2019.

Dalam penyelidikan, polisi juga minta pihak BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi) untuk melakukan audit atas kerugian negara mencapai ratusan juta itu.

“Atas tindakan kedua tersangka, negara telah dirugikan hingga ratusan juta,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat ini, lanjut dia, polisi akan segera melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka. Satu dari dua tersangka, yakni WB yang saat ini masih aktif sebagai anggota DPRD yang berkantor di Jalinsum Kandang Baru, Sijunjung.

“Kita masih akan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Atas perbuatan tersangka, mereka terancam 20 tahun penjara, ”terang kapolres.

Dengan ditetapkannya WB dan NJ sebagai tersangka oleh polisi, sebuah tindakan hukum yang tak tebang pilih. “Hukum adalah panglima tertinggi dan diharapkan ini bisa menjadi efek jera bagi pelanggar hukum,” tegasnya.

Penetapan kedua oknum mantan pimpinan wakil rakyat sebagi tersangka itu merupakan prestasi yang luar biasa bagi Kapolres Sijunjung, AKBP.  Andry Kurniawan dan Wakapolres Kompol Andi Sentosa beserta Kasat Reskrim AKP Petrizal, SIk yang serius akan membasmi semua tindakan korupsi yang merong-rongi keuangan daerah.

Terkait soal adanya kemungkinan ada tersangka baru, kapolres hanya tersenyum penuh makna. “Tunggu saja nanti, yang jelas kedua oknum ini dulu diproses,” ucap perwira menengah khusus Tipikor itu. (ius) 





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Kanan 1 - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Kanan 2 - Iklan Sidebar