Setelah PSBB Kota Padang Panjang, Hadapi Tatanan Baru (New Normal)

By Administrator 16 Jun 2020, 07:49:04 WIB Padang Panjang
Setelah PSBB Kota Padang Panjang, Hadapi Tatanan Baru (New Normal)

WARTA ANDALAS, PADANG PANJANG -  Alhamdulillah, baru saja kami menerima informasi dari Dinas Kesehatan, bahwasanya beberapa Pasien yang diisolasi di UPTD BPPP Pemprov Sumbar di Padang, sudah sembuh dan diperbolehkan pulang," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Padang Panjang, Ampera Salim di Balaikota Padang Panjang.

"Mari sama-sama kita berdoa agar Pasien Covid-19 positif  tidak ada lagi di Padang Panjang," katanya.

Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran BBA Datuak Paduko Malano mengatakan, daerahnya memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 7 Juni 2020 sebagai upaya mempersiapkan tahapan-tahapan menuju new normal (tatanan baru, produktif dan aman COVID-19).

Baca Lainnya :

Menurut Walikota, waktu hingga tanggal 7 Juni, akan digunakan untuk mempersiapkan tahapan-tahapan new normal ini. Untuk itu pihaknya  memilih melanjutkan PSBB hingga 7 Juni bersama pemerintah provinsi.

"Sambil mempersiapkan tahapan-tahapan menuju new normal, Pemko Padang Panjang  akan memberikan pelonggaran terhadap beberapa pembatasan yang sudah ada sebelumnya," ujar Fadly.

Disebutkan di Padang Panjang, sebenarnya sudah ada beberapa pengurangan pembatasan, seperti sudah membolehkan shalat Jumat di beberapa masjid zona hijau. Juga telah membolehkan semua toko dibuka dengan jam yang ditentukan.

"Kini dalam menuju new normal kita akan konsentrasi menjaga titik kerumunan seperti di pasar atau tempat keramaian. Ojek motor dipersilahkan membawa penumpang. Akan tetapi itu tetap berjalan sesuai protokol kesehatan,"  katanya.

Menurutnya protokol kesehatan itu benar benar akan diterapkan di Padang Panjang. Siapa yang melanggar akan diberi sanksi. 

"Siapa pun yang masuk ke Padang Panjang harus pakai masker,  baik dengan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Begitu juga pedagang di pasar mereka harus memakai masker dan sarung tangan," jelas Walikota.

Untuk posko persimpangan (jalur alternatif) pada PSBB tahap tiga ini di Padang Panjang  tidak ada lagi karena yang perlu diawasi untuk saat ini adalah masyarakat yang ingin menginap di Padang Panjang.

"Saya meminta untuk hotel dan penginapan serta lurah dan RT tetap memfilter tamu yang datang. Mereka  tetap  wajib lapor 2 x 24 jam. Tamu yang datang dari daerah zona merah  langsung dibawa ke tempat karantina," tegasnya.

Berbeda dengan situasi sebelumnya, objek wisata dibuka dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Saat ini berbagai sektor,  termasuk pariwisata, dihadapkan pada kondisi new normal. 

Walikota Padang Panjang melalui Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Drs. Maiharman menyampaikan, pihaknya akan melakukan pembenahan terhadap seluruh objek wisata, yaitu di PDIKM, Pemandian Lubuk Mata Kucing, dan Desa Kubu Gadang.

" Kita akan benahi paling lama dalam satu minggu setelah PSBB. Harapannya wisatawan dapat hadir kembali ke Kota Padang Panjang. Kemudian, wisatawan yang datang tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19," ungkap Kadis Pariwisata.

Penerpan protokol kesehatan itu, kata Maiharman, melibatkan seluruh petugas di objek wisata. Petugas akan melakukan cek suhu tubuh kepada wisatawan yang datang. " Bila menemukan wisatawan dengan gejala tertentu, kita berkoordinasi dengan OPD Lain, seperti  menghubungi PSC 119 untuk dirujuk ke rumah sakit," lanjutnya.

Kedepannya, Tatanan Normal Baru di Kota Padang Panjang, akan diperkuat dengan Peraturan Daerah. " Perda ini diharapkan dapat menuntun kedisiplinan masyarakat, mematuhi aturan-aturan pada masa Tatanan Normal Baru," Ungkap Walikota.

Dalam Perda  tersebut, diberikan sanksi bagi mereka yang melanggar aturan new normal, seperti tidak mematuhi protokol kesehatan. Wako meminta Perda itu bisa dirumuskan secepatnya, jelasnya. 

"Saat ini kita sudah masuk era Tatanan Normal Baru, kami berharap masyarakat patuh dengan himbauan yang disampaikan, jangan nanti masyarakat terlena, karena kita belum masuk dalam era normal," tegas Wako Fadly. (ARB)






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Kanan 1 - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Kanan 2 - Iklan Sidebar