Pjs. Bupati Purbalingga Tanam Kopi Arabika di Kutabawa

By Administrator 16 Okt 2020, 20:25:46 WIB Purbalingga
Pjs. Bupati Purbalingga Tanam Kopi Arabika di Kutabawa

WARTA ANDALAS, PURBALINGGA - Pjs. Bupati Purbalingga Sarwa Pramana SH. MSi., melakukan penanaman bibit kopi jenis Arabika di lahan milik perhutani kompleks wisata Greenlandfern Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja. Penanaman bibit kopi dilakukan Pjs Bupati bersama kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsis Jawa Tengah, Jumat (16/10) dalam rangka  Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada 16 Oktober.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah Ir. Suryo Banendro M.P. mengatakan pemerintah provinsi sangat berkomitmen terhadap pembangunan salah satunya dalam bidang pertanian dan perkebunan. Komoditas kopi merupakan salah satu jenis usaha pertanian yang saat ini sedang digalakkan. Bahkan pemerintah provinsi Jawa Tengah memfasilitasi berdirinya komunitas kopi yang dimotori kaum muda.

“Saat ini di Jawa Tengah masing-masing memiliki ciri khas kopi tersendiri. Kopi ini bukan hanya masalah rasa, tetapi menjadi budaya sosial terkait dengan style gaya hidup anak muda. Kami juga akan memfasilitasi komunitas kopi semacam koperasi di Temanggung untuk membuka cafe.” tuturnya.

Baca Lainnya :

Bibit kopi yang diberikan bagi warga Kutabawa Kecamatan Karangreja merupakan kopi Arabika. Pemilihan bibit kopi Arabika dianggap yang paling cocok, Pasalnya kopi Arabika dapat hidup subur pada ketinggian diatas 800mdpl, sedangkan desa Kutabawa sendiri memiliki ketinggan 1640mdpl.

Pjs Bupati Sarwa Pramana menuturkan bibit kopi jenis arabika yang ditanam merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Bantuan bibit kopi sebanyak 5425 batang, diserahkan untuk masyarakat sekitar hutan di wilayah Kabupaten Purbalingga. Bantuan bibit kopi tersebut dibagikan untuk lima desa di dua kecamatan,  empat desa di Kecamatan Karangreja dan satu desa di Kecamatan Karangjambu.

Beliau berharap bibit pohon kopi ini dapat dipelihara dengan baik oleh petani setempat. Pasalnya pohon kopi tersebut akan dapat dipanen dalam usia yang relatif pendek yakni 3,5 tahun.  Dalam tiga setengah tahun ke depan petani setempat sudah dapat menikmati hasilnya. Pihaknya juga minta Perhutani untuk membantu menjaga kelestarian lingkungan di Desa Kutabawa dan sekitar Gunung Slamet.

“Harapannya 3.5 tahun mendatang dapat dijumpai terobosan ekonomi yang bagus seperti berkembangnya cafe-cafe dihamparan terbuka seperti di kawasan Greenlandfern ini dan bisa mensejahterakan lingkungan sekitar” harapnya.

Usai melakukan penanam bibit Pjs Bupati Sarwa Pramana bersama Kepala Distanbun Jawa Tengah, Kepala Dinpertan Purbalingga, menikmati minuman kopi Arabika dan jajanan khas desa Kutabawa. (ridhawildan/umg/hms)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Kanan 1 - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Kanan 2 - Iklan Sidebar