Pendapatan Perubahan APBD 2020 Diproyeksikan Rp 1,87 Triliun

By Administrator 05 Agu 2020, 16:55:59 WIB Purbalingga
Pendapatan Perubahan APBD 2020 Diproyeksikan Rp 1,87 Triliun

WARTA ANDALAS, PURBALINGGA - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Purbalingga dan Tim Anggaran Pemda Kabupaten Purbalingga memproyeksikan pendapatan dalam Perubahan APBD 2020 diperkirakan sebesar Rp 1,87 triliun. Proyeksi tersebut diperhitungkan berdasarkanpenyesuaian terhadap regulasi pemerintah dalam penanganan dampak pandemi Covid-19.

“Pendapatan daerah Kabupaten Purbalingga diproyeksikan sebesar Rp. 1.875.076.367.000,- atau turun  8,2 persen sebesar Rp. 167.631.952.000 dari APBD Induk Tahun 2020 sebesar Rp. 2.042.708.319.000,” kata Ketua Banggar DPRD Purbalingga HR Bambang Irawan SH melalui juru bicaranya, Hj Yuniarti SH dalam Rapat Paripurna DPRD Acara Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama Antara Pemkab Purbalingga dengan DPRD  Tentang KUA-PPAS Perubahan APBD2020; dan Penyampaian Nota Keuangan Rencana Perubahan APBD Purbalingga Tahun 2020, Rabu (5/8)

Penurunan tersebut otomatis berdampak pula pada penurunan kemampuan belanja APBD Perubahan 2020 menjadi Rp 1.996.770.128.000 atau mengalami penurunan sebesar 4,73 persen dari sebelumnya sebesar Rp 2.095.813.319.000. Sedangkan penerimaan pembiayan diproyeksikan sebesar Rp 129.993.761.000atau naik sebanyak 111,7 persen dari APBD Induk 2020. Penerimaan tersebut bersumber dari SILPA tahun 2019.

Baca Lainnya :

Atas berbagai proyeksi tersebut, maka Banggar DPRD memberikan sejumlah saran diantaranya agar Pemda Kabupaten Purbalingga untuk memaksimalkan sumber-sumber pendapatan; Pemerintah Daerah untuk membuka secara bertahap tempat wisata sehingga roda perekonomian tetap berjalan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan menciptakan inovasi bidang pariwisata di masa pandemi Covid-19.

“Dengan adanya pengurangan anggaran untuk penanganan Covid-19 di semua OPDdiharapkan dalam penyusunan program dapat memanfaatkan anggaran semaksimal mungkin sesuai dengan kebutuhan dan skala prioritas dengan tetap menjaga kualitas pembangunan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM menyampaikan beberapa langkah untuk mensiasati penurunan kemampuan belanja daerah. Diantaranya melakukan rasionalisasi Belanja Tidak Langsung sebesarRp 7.893.802.000, disamping itu rasionalisasiAnggaran Belanja Langsung sebesar Rp91.149.389.000.

"Berkurangnya kemampuan belanja daerah tentu saja tidak boleh membuat kita berputus-asa. Berbagai upaya harus dilakukan untukmembangun Purbalingga guna mewujudkantercapainya visi kabupaten purbalinggasecara sinergis," kata Bupati

Melalui Rapat Paripurna DPRD kali ini, diharapkan nota keuangan rencana perubahan APBD 2020 ini dapat diterima untuk selanjutnya dilakukan pembahasan bersama antara pemerintah daerah denganDPRD. Sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat dilakukan persetujuan terhadap Rancangan  Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Purbalingga tahun, sesuai dengan tahapan dan ketentuan yang telah di tetapkan.(Gn/Humas)    






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Kanan 1 - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Kanan 2 - Iklan Sidebar