PDP Meninggal Asal Kamang Baru Sijunjung, Dinyatakan Negatif Corona

By Administrator 12 Apr 2020, 15:56:49 WIB Sijunjung
PDP Meninggal Asal Kamang Baru Sijunjung, Dinyatakan Negatif Corona

WARTA ANDALAS, SIJUNJUNG -  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sijunjung juga selaku Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Covid-19 Kabupaten Rizal Efendi menyampaikan seorang pasien PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang meninggal Dunia asal kecamatan Kamang Baru pada Rabu 8 April lalu di RSUD Sijunjung dan merupakan rujukan dari Puskesmas kamang pada Selasa 7 April 2020. Pemeriksaan laboratorium swab pertama menunjukkan hasil NEGATIF Covid-19 berdasarkan hasil SWAB yang dikeluarkan oleh laboratorium Universitas Andalas.

" Betul, warga asal Kecamatan Kamang yang berstatus sebagai PDP Berat dan meninggal dunia pada rabu (7/4) kemarin di RSUD Sijunjung berdasarkan pengambilan SWAB dan dilakukan cek laboratorium Unand padang dinyatakan NEGATIF Covid 19 ," jelasnya, Minggu (12/4) melalui pesan Whatsapp nya.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa berdasarkan data Covid 19 Sijunjung tanggal 12 April 2020, saat ini terdapat 3310 Notifikasi, 41 Orang Dalam Pengawasan (PDP), 96 ODP Sehat, 3 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 44 orang dalam pemeriksaan, hasil negatif 2 dan positif 0.

Baca Lainnya :

Diberitakan sebelumnya, satu orang pasien dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung meninggal dunia, Rabu 8 April 2020 sekitar pukul 19.00 WIB setelah sempat dirawat satu hari di ruang HCU dan menurut rencananya akan dirujuk ke Padang.

Lelaki berusia 77 tahun asal Kecamatan Kamang tersebut merupakan pasien rujukan asal Puskesmas kamang Baru, dimana Pasien tersebut sebelum dirujuk ke RSUD Sijunjung dari Kamang belum berstatus PDP.

Dari informasi yang diperoleh, Pasien tersebut dirujuk ke RSUD Sijunjung dari Puskesmas Kamang Baru pada Selasa (7/4/2020) lalu diruangan HCU dengan diagnosa penyakit yaitu penurunan kesadaran dan berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berat setelah dilakukan cek labor dan rontgen paru serta berdasarkan diagnosa pemeriksaan yang dilakukan oleh Dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP) RSUD Sijunjung ditambah tidak ada penyebab lain berdasarkan hasil klinis.

Namun, dengan hasil diagnosa tersebut pasien belum bisa dipastikan Positif terjangkit Covid-19 dikarenakan SWAB (pengambilan sampel di tenggorokan) atau hasil labor sampai saat ini belum keluar dan masih menunggu hasilnya 2 atau 3 hari.

Pemulasaraan jenazah dilakukan oleh Tim Tanggap Covid RSUD Sijunjung pada Rabu (8/4/2020) malam sekira pukul 23.00 WIB, kemudian pada kamis (9/4/2020) sekira pukul 07.00 WIB dibawa dari RSUD Sijunjung untuk dimakamkan di Kecamatan kamang baru oleh Team Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sijunjung yang telah ditunjuk sesuai dengan SOP ( Standar Operation Procedure) terkait penanganan jenazah pasien Covid-19. Dimana pihak keluarga diberikan pemahaman terkait proses pemulasaraan dan pemakaman jenazah dan dimakamkan di salah satu wilayah. (Oghay)

Keterangan Foto : Pemulasaraan jenazah Pasien asal Kecamatan Kamang Baru oleh Tim Satgas Covid 19 Kabupaten Sijunjung beberapa waktu lalu dengan menggunakan SOP penanganan Covid 19 dan dinyatakan NEGATIF Covid 19 setelah hasil pengambilan Sampel SWAB keluar dari Laboratorium Unand Padang. (oghy)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Kanan 1 - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Kanan 2 - Iklan Sidebar