Kapolres Sijunjung: Kita Harus Wujudkan Pilkada yang Aman, Damai, Kondusif Serta Badunsanak

By Administrator 07 Agu 2020, 17:53:48 WIB Sijunjung
Kapolres Sijunjung: Kita Harus Wujudkan Pilkada yang Aman, Damai, Kondusif Serta Badunsanak

Keterangan Gambar : Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan S.IK, M.Hum saat rapat koordinasi pembahasan Indeks Potensi Kerawanan Pilkada (IPKP), Jumat (7/8) bertempat di ruang rapat kantor Bawaslu Kabupaten Siijunjung dan dihadiri oleh instansi terkait.


WARTA ANDALAS, SIJUNJUNG - Penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020 Kabupaten Sijunjung menjadi agenda penting Polres Sijunjung dalam melaksanakan tugas pengamanan sebagai upaya mewujudkan Pilkada Sijunjung 2020 yang Sejuk, Damai, Aman dan Kondusif serta badunsanak. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan S.IK,M.Hum dalam rapat koordinasi pembahasan Indeks Potensi Kerawanan Pilkada (IPKP), Jumat (7/8) bertempat di ruang rapat kantor Bawaslu Kabupaten Siijunjung.

Rakor tersebut dibuka oleh Ketua Bawaslu Sijunjung Agus Hutrial Tatul dan dihadiri Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan, S.I.K, M.Hum, Komisioner dan Sekretaris Bawaslu Kab. Sijunjung, Asisten I Pemkab. Sijunjung Yenuarita, SH, M.Hum,Kasat Intelkam Polres Sijunjung AKP Asrol Hendra, SH, MH, Kasat Reskrim Polres Sijunjung AKP Fetrizal, S.I.K, Komisioner KPU Kab. Sijunjung Fachrul Rozi Burda, Lc, Kakan Kesbangpol Kab. Sijunjung David Rinaldo, SSTP, Kabag Tapem Pemkab. Sijunjung Bobby Roespandi, SSTP, Kadisduk Capil Kab. Sijunjung Febrizal Anshori, Sekretaris DPMPTSP Kab. Sijunjung Jhon Iskandar dan Kasi BB Kejari Sijunjung Rulief.

Dalam arahannya, Kapolres Sijunjung mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam rangka menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga sitkamtibmas yang aman dan kondusif selama penyelenggaraan Pilkada Sijunjung, karena dengan adanya kegiataan seperti ini kita mengetahui setiap perkembangan situasi khususnya dalam pelaksanaan Pilkada 2020 mendatang. “Kita semua yang hadir disini harus bekerja secara profesional dan saling bersinergi khususnya antisipasi potensi kerawanan dalam pelaksanaan Pilkada 2020 dan pemetaan kerawanan yang berimplikasi kontijensi. Saya juga menekankan kepada seluruh anggota agar bersikap netral dan hal ini tentunya juga harus dilaksanakan oleh jajaran ASN. apabila ditemukan anggota Polri yang tidak netral / mendukung salah satu calon silahkan laporkan kepada saya,” beber Kapolres.

Baca Lainnya :

Andry Kurniawan juga menambahkan akan melakukan koordinasi dengan Dandim 0310/SS terkait netralitas TNI dan Polri serta akan deklarasikan dua pilar dalam hal pengamanan Pilkada 2020. “ Pilkada Kabupaten SIjunjung yang Sejuk, Damai, Aman dan Kondusif serta badunsanak harus dapat kita wujudkan, tentunya melalui semangat kebersamaan dari kita semua untuk mewujudkan hal tersebut. Untuk itu, Polri mengajak seluruh pihak agar bersama-sama memiliki kontribusi demi terwujudnya tujuan kita semua yakni Pilkada yang Damai,” ujarnya.

Sementara itu, terkait isu-isu dan potensi konflik yang terjadi di Kabupaten Sijunjung mulai dari wali nagari tanjung lolo, tapal batas PT. BPSJ dan permasalahan tempat ibadah, hal tersebut merupakan tanggung jawab Pihak Kepolisian sebagai aparat penegak hukum dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. ”Masalah di PT. BPSJ, kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Sijunjung agar segera diselesaikan dan nantinya akan kami lakukan upaya percepatan penyelesaian dengan menyampaikan ke Kapolda untuk koordinasi dengan Gubernur. Saya harapkan permasalahan yang terjadi antara masyarakat di Jorong Kampung Surau dengan masyarakat Nagari Kunpar yang menyebabkan terjadinya aksi pembakaran basecamp PT. BPSJ jangan sampai terulang lagi dan kami akan melakukan deteksi dini dan deteksi aksi dalam mengantisipasi serta melakukan langkah-langkah dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” tegas Kapolres.

Kemudian, Kasat Reskrim juga diminta Kapolres untuk melakukan koordinasi dengan Dinas Kominfo Kabuaten Sijunjung terkait pelanggaran / pidana melalui media sosial dalam menghadapi Pilkada 2020, termasuk antisipasi adanya intimidasi dari pemilih terhadap Petugas KPPS, agar nantinya dilaporkan kepada Sentra Gakumdu apabila ditemukan hal demikian nantinya. “ Seperti hatespeech (ujaran kebencian), berita bohong (hoaks) dan ujaran yang memojokan, menghasut dan lainnya demi kepentingan  golongan dan perorangan”, tutupnya  (oghay)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Kanan 1 - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Kanan 2 - Iklan Sidebar