- Cegah Perkawinan Dini, Disduk-P3A Teken MoU dengan Pengadilan Agama Indramayu
- Seleksi JPT, Sekda: Buktikan ASN Berjiwa Kompetitif dan Profesional
- Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi Masuki Babak Baru SCG ESG 4 Plus
- PT Piaggio Indonesia Buka Dealer ke-3 di Bali
- Dibina TNI, Petani Sawahlunto Berhasil Panen di Lahan Bekas Tambang
- Jelang PON, Tim Monev KONI Gelar Rapat Persiapan
- Kejati Terima Audiensi DPW IMO Indonesia Riau
- Gerak Cepat, Hendri Septa Meninjau Korban Banjir
- Lihat Warganya Kecelakaan, Bupati Indramayu Segera Beri Pertolongan
- Persibangga Ikuti Piala Suratin U-15 Untuk Pertama Kalinya
Hadapi Pilkada, Bawaslu Sijunjung Lakukan Monitoring

WARTA ANDALAS, SIJUNJUNG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)
Kabupaten Sijunjung melakukan supervisi dan monitoring pengawasan Coklit
(Pencocokan dan Penelitian) data pemilih di Nagari Sibakur, Kecamatan Tanjung
Gadang, (19/07).
Supervisi dan monitoring pengawasan tersebut dilakukan langsung oleh
Riki Minarsyah selaku Koordinator Divisi Pengawasan dan Humas Antar Lembaga.
Dalam supervisi tersebut pihaknya bersama Ketua Panwascam Tanjung Gadang turun
ke lokasi memastikan tahapan coklit yang dilakukan oleh Panitia Pemuktahiran
Data Pemilih (PPDP) benar diawasi oleh Pengawas Nagari.
Pada kesempatan itu, Riki menjelaskan bahwa coklit daftar pemilih yang
dilakukan mulai tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus 2020, itu merupakan bagian
penting dalam pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020.
Baca Lainnya :
- Kapusdalops Bina Karuna Polres Melawi: Karhutla Sama Bahayanya dengan Virus Covid-19
- 524 PPDP Sijunjung Lakukan Coklit Terhadap 166.111 Data Pemilih
- Purbalingga Sinau, Ajak Anak Belajar dan Bermain di Alam
- Bupati Realisasikan Bantuan Rp 100 Juta Untuk Masjid Jami Baitussalam Losari
- Tidak Ada Nagari Tertinggal di Agam, Dukungan Masyarakat Tinggi
“Coklit merupakan salah satu tahapan penting, oleh karena itu kita lakukan
supervisi di Nagari Sibakur, apakah dilakukan sesuai aturan dan apakah memenuhi
ketentuan pelaksanaan sesuai protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.
Keutamaan Pengawasan Proses Coklit itu menurut Riki, merupakan pencocokan
data pemilih penting untuk dapat berjalan sesuai aturan, bahwa PPDP memang
telah mendatangi rumah pemilih, dan mencocokan data yang ada dengan KK dan juga
KTP.
“Data pemilih dalam Pilkada Serentak 2020 begitu penting, karena satu
suara nantinya dapat menentukan kemenangan bagi peserta Pilkada”, ungkap Riki
Minarsyah.
Dengan pentingnya dilakukan coklit, sehingga pihaknya menghimbau
masyarakat supaya proses coklit yang akan dilakukan selama satu bulan ini dapat
diikuti, hal tersebut demi kepentingan suara masyarakat agar dapat memilih
dalam Pilkada Serentak yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 Desember
2020.
“Bagi masyarakat yang belum dikunjungi oleh PPDP selama proses coklit ini,
nantinya dapat menyampaikan keluhan kepada pihak pengawas di tingkat Nagari,
Kecamatan agar dapat disampaikan kepada KPU Kabupaten Sijunjung melalui pihak
Bawaslu,” jelasnya.
Kegiatan ini telah berlangsung selama lima hari, selama supervisi dan
monitoring pihak Bawaslu Sijunjung belum ditemukan adanya kendala yang berarti.
“Kendala selama lima hari ini belum ada, hanya saja kadang ketika PPDP mendatangi
ke rumah masyarakat, nama yang ingin dijumpai sedang tidak ditempat, ada yang
sedang bekerja atau karena ada urusan lainnya,” pungkasnya. (oghy)
