Direktur RSUD Bireuen Keluarkan Surat Edaran Terhadap Indisipliner

By Administrator 19 Feb 2020, 23:05:47 WIB Bireun
Direktur RSUD Bireuen Keluarkan Surat Edaran Terhadap Indisipliner

WARTA ANDALAS, ANDALAS -  Ekses dari unjuk rasa ratusan tenaga kontrak yang telah berdemo pada 2 dan 3 Januari 2020  dengan tuntutan mereka untuk pembayaran upah yang belum tuntas diberikan pihak manajemen rumahsakit, ternyata yang mereka peroleh adalah Surat Edaran Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen terhadap tindakan indispliner.

Surat Edaran Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen Nomor : 445/314/2020 Tentang Tindakan Tegas terhadap Indisipliner yang ditandatangani dr Mukhtar MARS Senin 17 Pebruari 2020 petang setelah adanya keputusan rapat eksekutif,legislative, Perwakilan tenaga kontrak dan manajemen rumah sakit.

Keputusan musyawarah yang dilaksanakan di Oproom Bupati Bireuen senin itu dituangkan dalam surat edaran Direktur RSUD dr Fauziah itu adalah semua tenaga kontrak/honorer wajib masuk dinas dan melaksanakan tugas seperti biasa sesuai dengan jadual yang berlaku. Dan apabila mereka tidak mengindahkan surat edaran tersebut maka akan diambil tindakan tegas ( dikeluarkan)

Baca Lainnya :

Sementara perwakilan tenaga kontrak, Saifullah kepada wartawan setelah keluar dari rapat menyebutkan bahwa hasil hasil kesepatan tidak memuaskan dan pihaknya meminta adanya mediasi kembali dengan pemkab Bireuen atau pihak manajemen rumah sakit.

Menurut Saifullah pihaknya tidak dihargai sedikitpun dengan tidak diberinya kesempatan menanggapi hasil kesepakatan antara Pemkab dan DPRK Bireuen.

Terkait masalah tersebut bila mereka tidak melaksanakan tugas apalagi mogok intinya terkena sanksi dari Surat Edarah Direktur, Nomor : 445/314/2020 Tentang Tindakan Tegas terhadap Indisipliner.

Dalam surat edaran tersebut disebutkan, sehubungan hasil kesepakatan rapat antara legislatif, eksekutif, perwakilan tenaga kontrak dan manajemen Rumah sakit pada Senin 17 Februari 2020 di Oproom Bupati Bireuen, maka semua tenaga kontrak/tenaga honorer wajib masuk dinas/melaksanakan tugas sebagaimana biasa sesuai jadwal yang berlaku.

Apabila tidak mengindahkan surat edaran ini akan diambil Tindakan Tegas (Dikeluarkan). Surat tersebut ditandatangani Direktur RSUD  dr Fauziah Bireuen dr Mukhtar MARS, dengan tembusan Plt Bupati Bireuen dan Ketua DPRK Bireuen.

Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen Dr Mukhtar MARS kepada andalas menyatakab bahwa hasil kepurusan rapat bersama dirinya sudah mengeluarkan surat edaran tersebut pada Senin petang.

“ Memang apa yang dilakukan itu suatu keputusan yang sangat sulit tetapi harus dilakukan. Pasien dan pelayanan rumah sakit harus terus berjalan. Sebab bila tenaga kontrak mogok kerja ataupun tidak bekerja pasien terlantar,” Sebutnya.

Dengan adanya surat edaran itu tenaga kontrak yang mogok itu sudah masuk kerja lagi dan yang lain juga telah bekerja seperti biasa melayani pasien, dan bila mereka tidak masuh kerja kita keluarkan sesusai surat edaran yang telah kita buat,jelasnya. (SA)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment