- Bupati Hadiri Sidang Rekomendasi LKPJ 2022
- Menparekraf RI Hadiri Peluncuran TVC Pariwisata Sumbar
- Program SEMATA: Rumahnya Dibedah, Susi Yanti Menangis
- Sri Mulyani Diterpa Badai, Ini Kata Yakub Ismail
- Jelang Pelantikan, Badan Wakaf Sawahlunto Gelar Rapat Persiapan
- Nastar Mangga Gedong Gincu Jayalaksana Tembus Ke Taiwan
- Wako Laksanakan Safari Ramadhan di Mushola Nur Hidayah
- Serap Aspirasi, Ashar Keliling Kembali Digelar
- BI Bekali 760 Juta Untuk Penukaran Melalui Kas Kelilung
- KPK Tingkatkan Penyidikan Dugaaan TPK Pemeriksa Pajak
BNNK Purbalingga Ajak DWP Perangi Narkoba

WARTA ANDALAS, PURBALINGGA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga, mengajak anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Purbalingga untuk bersama-sama memerangi peredaran gelap narkoba melalui sosialisasi pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) bertempat di Gedung Srikandi, Jumat (3/2/23).
Ketua DWP Purbalingga Diyah Agus Winarno menyampaikan Kegiatan ini merupakan tindaklanjut perjanjian Kerjasama dengan BNNK Purbalingga dalam pelaksanaan program Sosialisasi P4GN.
Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNK Purbalingga, Asni Kesumaningrum mengatakan kegiatan tersebut untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan bahaya terhadap penyalahgunaan narkoba pada anggota DWP purbalingga.
Baca Lainnya :
- Bupati Indramayu Usulkan Percepatan Pembagunan Tol Kertajati - Indramayu
- Dharmasraya Raih Prestasi Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2022
- Gandeng Satya Mandiri, Piaggio Indonesia Oprimis Kuasai Jatim
- Dinperindag Usulkan Roadmap Kendaraan Listrik Masuk RKPD
- KSU Perwira Ditantang Kembangkan Usaha Baru
"Dengan memiliki pemahaman mengenai jenis- jenis narkoba, dampak penyalahgunaan narkoba, dan ciri-ciri pengguna narkoba diharapkan anggota DWP Purbalingga dapat melindungi keluarga dari bahaya narkoba, sekaligus bisa mensosialisasikan kepada masyarakat “ katanya.
Asni menambahkan, untuk melindungi anak dari bahaya narkoba orangtua harus menjauhkan anak dari lingkungan yang tidak sehat, menyediakan waktu untuk berinteraksi dengan anak, menjadi teman bagi anak, memberikan kegiatan yang positif, dan menanamkan Pendidikan agama dalam kehidupan keluarga.
“Orang tua juga harus memberikan tuntutan yang realistis terhadap anak, jangan memaksakan kehendak orangtua. Yang paling penting orang tua jangan ragu untuk mengungkapkan kasih sayang kepada anak karena sebenarnya anak-anak yang sudah gede itu juga masih ingin disayang, jangan cuma kasih uang lalu dibiarkan begitu saja,” tambahnya. (DHS/Kominfo)
