Gelar Hajatan di Tengah Wabah Corona, Warga Padang Laweh Didatangi Petugas

By Administrator 26 Mar 2020, 20:49:07 WIB Sijunjung
Gelar Hajatan di Tengah Wabah Corona, Warga Padang Laweh Didatangi Petugas

WARTA ANDALAS, SIJUNJUNG,—Meski sempat dilarang dan diberikan himbauan agar menunda penyelenggaraan resepsi pernikahan lantaran dampak wabah corona, namun warga di Kenagarian Padang Laweh Kecamatan Koto VII nekat tetap menyelenggarakan hajatan, Kamis (26/3) sehingga pihak kepolisian Polsek Koto VII bersama Forkopimcam sempat mendatangi resepsi pernikahan tersebut.

Selanjutnya, petugas memberikan penerangan terkait wabah virus Corona atau Covid 19 kepada pihak keluarga setelah keluarnya maklumat Kapolri bernomor Mak/2/III/2020 yang diteken langsung oleh Kapolri Jenderal Idham Azis yang berisi kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona (COVID-19).

Dalam maklumat tersebut, agar kegiatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak. Seperti, seminar, lokakarya, konser musik, festival, bazzar, pasar malam, pameran, demo, kegiatan olahraga, kesenian, jasa hiburan, pawai, karnaval hingga resepsi pernikahan di tiadakan.

Baca Lainnya :

Bahkan, sempat terjadi perdebatan antara pihak keluarga penyelenggara resepsi pernikahan dengan pihak Kepolisian, TNI dan Forkopimcam saat melakukan sosialisasi terkait penularan dan penyebaran virus Corona. Dengan dalih bahwa sosialisasi terkait pelarangan pelaksanaan resepsi pernikahan tersebut belum sampai ke nagari Padang Laweh, sehingga acara resepsi terlanjur dilaksanakan dan tak bisa dibatalkan.

Kapolsek Koto VII Iptu Yulizaherman yang dikonfirmasi wartawan terkait kegiatan resepsi pernikahan yang nekat dilaksanakan oleh warga tersebut membenarkan, bahkan sebelumnya pihak dari penyelenggara resepsi tersebut sempat diberitahu pihak kepolisian agar tidak mengadakan atau menunda terlebih dahulu acara resepsi pernikahan tersebut terkait penularan, penyebaran dan penceghan Virus Corona yang saat ini melanda berbagai daerah di Indonesia.

“ Sosialisasi telah kita lakukan jauh hari sebelumnya bersama unsur forkopimcam di seluruh nagari yang ada di Kecamatan Koto VII, kebetulan hari ini, Kamis (red) jadwal sosialisasi di Kenagarian Padang Laweh bersama unsur Forkopimcam. Saya memohon pada seluruh masyarakat Kecamatan Koto VII  agar menunda dan hentikan kegiatan keramaian, termasuk resepsi pernikahan selama masa pandemi virus corona. Ini untuk mencegah penularan atau penyebaran virus corona. Sebab, masyarakat tidak tahu siapa-siapa yang bawa virus corona ke lingkungan sekitar. Sehigga kebiasaan dan adat budaya warga dalam menggelar resepsi pernikahan untuk bisa ditiadakan atau ditunda lebih dahulu,” tegas Kapolsek.

Pihaknya berharp kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk dapat membantu pihak kepolisian, TNI dan pemerintah daerah menyampaikan larangan agar tidak melakukan kegiatan keramaian.

Sementara itu, Kapolres Sijunjung AKBP Driharto S.IK menegaskan bahwa pihak kepolsian akan membubarkan segala bentuk kegiatan keramaian yang dilakukan oleh masyarakat termasuk pesta resepsi pernikahan. Aturan ini diterapkan sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) ke daerah Kabupaten Sijunjung. “ Bila masyarakat menolak atau melawan aparat, maka Polri akan menindak tegas sesuai dengan Pasal 212, 216 dan 218 KUHP dengan ancaman hukuman satu hingga tujuh tahun kurungan,” tegas kapolres.

Kapolres juga menegaskan mengacu pada Maklumat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) tanggal 19 Maret 2020 tentang 'Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19), Polri tegas menempatkan asas “keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi”.

“ Dengan begitu, semua pusat keramaian akan dibubarkan jika memang masih membandel. Bahkan anggota masyarakat, tokoh masyarakat, pejabat atau siapapun yang menganggap remeh penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau disingkat COVID-19, akan dibubarkan dari tempat keramaian, atas nama hukum dan demi keselamatan rakyat yang lainnya,” terangnya. (h/ogi)

Keterangan Foto : Kapolsek Koto VII Iptu Yulizaherman bersama unsur Forkopimcam Kecamatan Koto VII memberikan arahan dan penjelasan kepada warga yang tetap menggelar resepsi pernikahan ditengah wabah virus Corona atau Covid 19, Kamis (26/3) di Kenagarian Padang Laweh Kecamatan Koto VII. (og) 





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Kanan 1 - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Kanan 2 - Iklan Sidebar