Sawahlunto

Zenith Sport and Art, Bakal Lakukan Regenerasi

Warta Andalas | Minggu, 05 Februari 2017 - 15:50:38 WIB | dibaca: 504 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO - Sedikitnya, 23 orang dari 95 anggota kelompok anak muda kota Sawahlunto Sumatera Barat, yang exist pada tahun 1980-an di bawah bendera Zenith Sport and Art, tampak kembali berkumpul di Sydney Lounge Paray City Garden Hotel, Sabtu malam (4/2).

Selain pria yang akrab disapa Ableh yang hingga kini masih menjadi Ketua Zenith, juga terlihat Elfia Rita Dewi, Hasjonni, Evi Riana, Melardeni Ismal, Gocal serta belasan orang lainnya.

 

Dari informasi yang dihimpun Warta Andalas, awalnya Zenith merupakan kelompok remaja pecinta alam, yang kerap melakukan kegiatan mendaki gunung dan camping serta pagelaran musik.

Seiring berjalannya waktu, anggota Zenith pun kian bertambah, hingga tercatat beberapa kali mampu menggelar konser dengan mendatangkan band band lokal, hingga artis ternama ibukota. Tak hanya itu, Zenith juga pernah mendatangkan artis fenomenal Nike Ardila yang kala itu sangat digandrungi, Anggun C Sasmi, Jayanti Mandasari, Minel, penyanyi dangdut super talent Is dahlia, Ade Putra, serta sejumlah band papan atas Sumatera Barat.

Menanggapi hal itu, Ableh didampingi Hendry Purwoko mengatakan menyambut baik berkumpulnya rekan rekan yang telah lama tak berkegiatan lagi itu.

 

Kepada Warta Andalas, ia juga menyampaikan harapan ingin adanya regenerasi bagi anak- anak muda untuk melakukan kegiatan positif, sehingga terhindar dari pengaruh negatif pergaulan seperti pergaulan bebas dan penyalahgunaan Narkoba.

Diakuinya, ide untuk kembalinya berkumpul itu digagas oleh Hasjonni, yang merupakan salahsatu motor penggerak bagi kegiatan seni, seperti mengurus band dan mendatangkan artis.

"Namun tentunya pada saat itu semua anggota turut bekerja bahu membahu, termasuk dalam hal olahrga. Saya berharap pertemuan ini menjadi sebuah langkah awal kebangkitan Zenith Sport and Art, sebagai wadah bagi anak muda Sawahlunto untuk berkreasi menyalurkan minat dan bakat serta berinovasi dalam hal positif," harapnya.

 

Ditambahkannya, dalam setiap melakukan kegiatan apapun, Zenith merupakan organisasi yang tidak pernah menggunakan dana APBD.

"Kami selalu mandiri, dan setiap akan melaksanakan kegiatan, secara swadaya melakukan patungan dan mencari donatur," paparnya.

Meski saat ini Hasjonni telah menjadi seorang public figur sebagai Wakil Ketua DPRD, lanjut dia, akan tetapi ia masih tak segan berkumpul bersama kami masyarakat biasa. Hal ini yang menjadi sebuah motivasi kuat bagi kami untuk meregenerasikan Zenith.

 

Dari kecintaannya terhadap organisasi ini, lanjut Ableh, saya yakin Hasjonni akan memberikan support penuh untuk dapat merealisasikan.

Sementara itu, Melardeni Ismal yang sehari-harinya disapa Adek menuturkan bahwa saat Zenith masih eksist, pernah menggelar festival Band tingkat Sumatera yang menyediakan sebanyak 6 pentas sekaligus, di lapangan bola kaki Ombilin.

"Saya masih ingat kenangan itu, dan berharap akan lahir generasi Zenith di kota ini," ungkapnya.

 

Hal senada juga disampaikan Yon, yang mengaku senang dan berharap dengan berkumpulnya kembali mereka dapat merajut tali silaturrahmi yang selama ini sudah jauh berkurang.

Rumor akan bangkitnya Zenith itu, juga dikabarkan telah direspon oleh para personel yang saat ini berada di rantau. Bahkan mereka juga telah merencanakan untuk berkumpul besar-besaran saat pulang bersama untuk mewujudkan regenerasi Zenith. (ap)





Komentar : 1
obat jerawat di badan
06 Februari 2017 - 10:41:45 WIB
senangnya ilmu semakin bertambah
<<< 1 >>>


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)