Solok

Wawako Reiner Ajak Generasi Mileneal Cerdas Berpolitik dan Tidak Sebarkan Hoak

Warta Andalas | Rabu, 20 Maret 2019 - 05:37:57 WIB | dibaca: 414 pembaca

WARTA ANDALAS, SOLOK - Reiner, ST, MM, Dt. Intan Batuah Wakil Walikota Solok, Selasa (18/3), mengajak generasi milineal, generasi yang paling banyak mengisi daftar pemilih tetap, seperti mileneal setingkat SMU/K, dan mahasiswa untuk cerdas dalam berpolitik. Berpolitik yang cerdas akan menghasilkan pemimpin dan perwakilan rakyat yang berkualitas, cerdas, dan memberikan kebaikan pada bangsa dan negara. Berpolitik cerdas berarti menjauhkan diri dari perbuatan dan pernyataan sia-sia. Terutama dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul ditengah masyarakat dan medsos. 

Saat ini, ujar Reiner, banyak muncul ujaran kebencian (highspeed) dan berita hoak terkait politik. Mahasiswa atau generasi mileneal harus cerdas dalam menyikapi dan memposting setiap unggahan yang muncul dimedsos. Jika salah dalam membalas unggahan dimedsos akan memunculkan tindak pidana dan gampang terjerat UU IT.

"Karena itu, sikapi setiap persoalan politik dengan cerdas dan bijak, terutama unggahan yang muncul dimedsos terkait apa saja. Apalagi jika unggahan tersebut sangat erat kaitannya dengan pribadi, kelompok, dan SARA". Katanya.

Reiner mencontohkan, kenapa ada orang-orang zalim. Orang-orang zalim muncul karena diamnya orang-orang baik melihat kemungkaran dan kezaliman disekelilingnya. Dalam politik, zalim bisa berupa duduknya orang tidak berkualitas dilegislatif. Merajalelanya korupsi dikalangan penyelenggara negara. Atau abainya wakil rakyat terhadap rakyatnya dan lebih mendahulukan kepentingannya diatas kepentingan rakyat. Karena itu, pada pemilu inilah saatnya generasi meleneal, mahasiswa, dan rakyat  memilih wakil terbaiknya diparlemen dan pemerintahan. Salah dalam memilih berarti kesalahan tersebut akan terus berlangsung lima tahun kedepan.

Mahasiswa harus menjadi motor dalam menciptakan pemilu berkualitas dan cerdaslah dalam memilih. Karena setiap pilihan pada pemilu nanti akan memberikan dampak bagi bangsa ini lima tahun akan datang.  Pemilu diadakan bertujuan untuk mengatur dan terselenggaranya pemerintahan sesuai amanat UU.

Asraf Dhanil Handika, Ketua KPU Kota Solok mengingatkan pemilih untuk memilih dengan cerdas agar proses pemilu berlangsung sesuai koridor UU. Saat ini, kata Asraf, banyak bertebaran ujaran kebencian (highspeed) dan hoak dimedsos. Akibatnya, fitnah dan pembunuhan karakter bukan lagi sebuah dosa tapi menjadi senjata dalam menjatuhkan saingan politik. Ini bukan politik cerdas dan jika ini dibiarkan akan melahirkan wakil rakyat tidak berkualitas. Akibatnya, rakyat akan menderita disebabkan tidak cerdasnya pemilih itu sendiri.

Fidly Wendi, Ka. Kan. Kesbangpol Kota Solok mengharapkan dengan kegiatan Sosial politik hukum, budaya politik, dan etika demokrasi ini mahasiswa bagi jadi cerdas dalam berpolitik. Mahasiswa dan kaum milieneal hari ini harus jadi motor lahirnya demokrasi yang berkualitas. Dan pada akhirnya lahir pula pemimpin yang bertanggungjawab dan peduli pada rakyatnya. (Fkr)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)