Sawahlunto

Wawako Ismed dan Hasjhonni Lepas Pengiriman Bantuan ke Pidie Aceh

Warta Andalas | Sabtu, 24 Desember 2016 - 19:13:44 WIB | dibaca: 335 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO - Getir dan luka yang dirasakan korban gempa Pidie Aceh 6 Desember 2016 lalu, juga dirasakan warga kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

Sehari pasca gempa, warga kota yang pelopori Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia ( IPJI) dan Komunitas Pecinta Alam Sawahlunto (KOMPAS) bersama sama warga, turun ke jalan untuk menggalang bantuan.

Tua muda turun ke jalan. Pagi, siang dan malam tak peduli panas dan hujan, relawan menghimpun bantuan baik dari para pengendara, di kantor kantor dan di instansi - instansi pemerintah. Semangat luar biasa, rela berkorban, tanpa pamrih yang pantas mendapat apresiasi kita bersama.

 

Wakil Ketua DPRD Sawahlunto, Hasjhoni dalam sambutan pelepasan keberangkatan rombongan yang akan mengantarkan bantuan tersebut  mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial warga Sawahlunto yang juga bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Warga Sawahlunto merasa senasib dan sepenanggungan. Luka Aceh juga luka Warga Kota Sawahlunto,” sebutnya.

Menurut koordinator Yusianto didampingi ketua pelaksana kegiatan Muchtar WS, dari penggalangan dana itu, terkumpul uang sejumlah Rp 19.873.000 juta, serta bantuan lain berupa pakaian layak pakai, mie instan serta pembalut wanita dan pampers bagi anak-anak.

Bantuan berangkat menempuh jalur darat, dan langsung menuju lokasi bencana di Pidie, Aceh. Truck bantuan berangkat didampingi enam orang relawan dipimpin oleh wartawan senior kota arang, Yusianto  atau yang akrab disapa Anto Ula.

Dalam kesempatan itu, Hasjonni menyatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan tersebut, sebagai bentuk kepedulian warga kota Sawahlunto atas musibah yang menimpa warga Pidie Aceh.

 

Diharapkan, kegiatan penggalangan dana bantuan social itu jangan hanya kali ini saja, tetapi juga saat terjadi musibah di daerah lainnya.

“Atas nama DPRD dan Pemko Sawahlunto, kami menrasa bangga dengan kegiatan ini, dimana bukan hanya orang tua saja yang bekerja, tetapi juga para remaja. Hal ini yang sangat membanggakan, karena jelas generasi kita turut memperhatikan dan menunjukkan kepeduliannya pada daerah yang terkena bencana. Artinya, generasi muda kita sangat bisa diandalkan,” ujarnya, didampingi Wawako Ismed.

Selain kepada KomPAS, PWRI dan IPJI selaku penggagas kegiatan itu, HAsjonni juga menyampaikan ucapan terimakasih pada seluruh warga kota Sawahlunto yang telah turut berpartisipasi memberikan bantuannya.

“Jangan dipandang besar atau kecilnya jumlah bantuan, tetapi kepedulian dan keikhlasan kita semua dalam meringankan saudara-saudara kita di Pidie Aceh,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Yusianto menambahkan, kegiatan serupa juga telah dilakukan beberapa kali saat terjadi bencana, seperti di Sinabung saat erupsi gunung, serta banjir bandang di Solok Selatan.

“Insya Allah, kami bersama para wartawan di Sawahlunto dan beberapa unsure masyarakat lainnya akan terus berusaha melakukan penggalangan bantuan saat terjadi musibah,” sebutnya. (ap)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)