Solok

Warning, Kota Solok Peringkat 3 Penyuka Sesama Jenis

Warta Andalas | Rabu, 14 November 2018 - 09:37:07 WIB | dibaca: 299 pembaca

WARTA ANDALAS, SOLOK - Warning, penyuka sesama jenis atau sering disebut LGBT sudah berada dilevel membahayakan. Data dari Komisi Perlindungan Anak Nasional (KPAN) pada tahun 2016 menyatakan di Propinsi Sumatera Barat terdapat 15.105 LGBT. Dimana dari data tersebut kaum homoseksual dan lesbian 14.252 orang. Dan untuk Kota Solok menduduki peringkat ke 3 dari sembilan belas Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat. Pada umumnya kaum homo, lesbian, transgender, biseksual, sumber dari penyakit mematikan dan menular AIDS. Kemungkinan data ini akan bertambah jika tidak ada tindak lanjut dari pemko Solok dan pemprof Sumbar untuk mencegah penyebaran dan maraknya LGBT. 

Lebih memiriskan lagi, beberapa waktu lalu ditemukan ada anak sekolah dasar yang mengidap AIDS disebabkan anak tersebut tertular oleh penderita AIDS yang melakukan sodomi padanya. Hal ini terungkap saat sidang paripurna DPRD Kota Solok, Selasa (13/11) di Laing.

Daswippetra, SE, M.Si, Dt. Manjinjiang Alam Ketua Fraksi Persatuan Pembangunan Keadilan DPRD Kota Solok, menekankan pada pemko Solok untuk tidak menganggap persoalan ini sebagai masukan belaka. Perkembangan AIDS dan LGBT harus dicegah agar azab dan hukuman Allah tidak menimpa Kota Solok dan Sumbar. Kita harus bercermin pada kejadian tsunami dan desa ditelan bumi di Palu dan Donggala. Padahal, Kota Solok dan Sumbar memiliki program Malam Bina Iman Dan Tagwa (Mabit) serta magrib mengaji. Tapi kenyataannya perkembangan AIDS dan LGBT marak di Sumatera Barat. Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabbullah belum melekat dengan baik kedada masyarakat Minangkabau. Akibat LGBT dan AIDS merajalela di Sumbar dan termasuk tertinggi di Indinesia.(Zulfikar)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)