Dharmasraya

Walimurid SDN 04 Situng Keluhkan Pungutan Komite Sekolah

Warta Andalas | Jumat, 21 April 2017 - 19:46:48 WIB | dibaca: 801 pembaca

WARTA ANDALAS, DHARMASRAYA – Sejumlah kalangan masyarakat kabupaten Dharmasraya menyoroti adanya pungutan uang Komite SD 04 kecamatan Sitiung tepatnya di kenagarian Gunung Medan, yang ditagih oleh masing- masing wali kelas kepada wali murid yang disebut-sebut  atas perintah kepala sekolah Yulli Masni.

Berbagai kalangan menilai, hal itu dapat berdampak pada siswa putus sekolah, akibat terbebani biaya tersebut, khususnya bagi para wali murid.

Terkait hal itu, beberapa orang walimurid saat di konfirmasi media ini menyebutkan bahwa kepala sekolah SD 04 terbilang bermulut “pedas”, karena sering mengeluarkan kata kata kasar terhadap walimurid.

TN, salahseorang walimurid SD 04, saat dikonfirmasi  terkait hal itu membenarkan adanya uang iuran saat menrima rapor anaknya.

“Benar, ada iuran yang kami bayar waktu menerima buku  rapor bayangan hari Sabtu tanggal 15 April kemarin,  sebanyak Rp.150.000 perwali murid, yang diminta langsung oleh masing-masing wali kelas,” ungkapnya.

Diungkapkan TN, ia meminta kepada kami dengan berbahasa, “bagi ibuk ibuk wali murid yang merasa belum melunasi uang komite, tolong dilunasi. Ini perintah kepala sekolah. Apabila tidak dilunasi, kami tidak akan memberi hasil nilai anak” paparnya.

Selain itu, lanjut TN, kami takut kepala sekolah ini tau,  anak saya akan terancam tidak naikan ke kelas berikutnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Sekolah Dasar 04 Sitiung Yulli Masni yang dikonfirmasi di ruangannya mengatakan, “kami tidak ada memungut uang komite baru baru ini. Dan lagian,  sampai saat ini saya belum pernah menerima surat edaran dari bupati untuk membubarkan panitia komite,” katanya.

Sementara itu, Dirman dari LSM Pagar Negara mengecam atas tindak tanduk Kepala Sekolah Dasar Negeri 04 Sitiung yang menekan kepada walimurid membayar uang komite yang jumlahnya mencapai Rp.150  ribu.

Sebab, ujar dia, saat ini banyak uang bantuan untuk Sekolah Dasar dari pemerintah. Kok kepala sekolah masih memungut uang komite. Apabila hal ini tidak ditindak lanjuti oleh pihak penegak hokum, jelas nanti panitia komite sekolah lain akan ikut ikutan akibat kepala sekolah SD 04 Sitiung ini telah memulai untuk membuka pintu untuk melakukan Pungli.

“Saya berharap kepada bupati Dharmasraya untuk dapat menyikapi keluhan dari para walimurid ini. Tolong di respon. Karena jika hal ini dibiarkan, jelas akan berdampak meningkatnya anak putus sekolah. (arp)





Komentar : 1
Gejala benjolan kalazion
22 April 2017 - 08:33:47 WIB
Artikel di hari ini bermanfaat sekali. ****://migre.me/wrVcz | ****://bit.ly/2oh0EKE | ****://gg.gg/4hxy3
<<< 1 >>>


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)