Purbalingga

Unjuk Rasa Ricuh, Pendemo Dihadiahi Peluru Petugas

Warta Andalas | Rabu, 14 Februari 2018 - 14:29:24 WIB | dibaca: 98 pembaca

WARTA ANDALAS, PURBALINGGA - Seorang pendemo tersungkur diterjang  peluru karet petugas, setelah sebelumnya beberapa kali tembakan peringatan tak dihiraukannya. Petugas kesehatan yang juga telah bersiaga tak tinggal diam, dengan sigap pendemo yang tertembak itu segera dievakuasi dengan ambulance untuk diberikan pertolongan dan penanganan selanjutnya.

Petugas mengambil tindakan tegas karena diketahui pendemo itu mengamuk dengan membawa senjata tajam dan berusaha menyerang petugas yang sedang mengendalikan kerusuhan yang bermula ketika sekelompok massa mengadakan unjuk rasa ke KPUD Purbalingga. Mereka memprotes hasil pemungutan suara yang menurut mereka terjadi kecurangan dan menuntut untuk diulang. Walaupun sudah terjadi negosiasi dengan pihak KPU melalui beberapa perwakilan massa yang ditunjuk, namun karena tuntutannya tidak dikabulkan, massa kembali merangsek paksa masuk ke gedung KPU.

Situasi ricuh tersebut tergambar dalam simulasi sispamkota yang digelar Polres Purbalingga di depan pendapa Dipokusumo tepatnya jalan lingkar alun-alun utara Purbalingga. Simulasi diadakan dalam rangka pengamanan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah pada Juni mendatang, dengan melibatkan sejumlah 600 personil keamanan yang terdiri dari anggota TNI, Polri, Satpol PP dan juga Linmas.

Kapolres Purbalingga AKBP. Nugroho Agus Setiawan, S.IK. MH. mengatakan, simulasi ini bertujuan meningkatkan kemampuan profesionalitas anggota Polri, serta meningkatkan sinergitas antara TNI, Polri dan unsur pengamanan lainnya. Selain itu juga untuk mengetahui kesiapan operasionil mengemban tugas di lapangan  dalam pengamanan Pilkada Jawa Tengah tahun 2018.

“Saya berharap simulasi ini dapat memantapkan kesiapsiagaan Polres Purbalingga dalam memelihara Kamtibmas, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menegakkan hukum mewujudkan kamtibmas yang kondusif,” kata Nugroho Agus.

Nugroho Agus melanjutkan, sekecil apapun ancaman keamanan akan diantisipasi semaksimal mungkin, terutama di daerah rawan konflik dan Polres Purbalingga telah memetakan titik-titik kerawanan yang berada di beberapa objek vital. Selain itu juga disiagakan pengamanan pada TPS yang dianggap rawan terkait sulitnya akses untuk dijangkau.

Simulasi dihadiri Bupati Purbalingga yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Wahyu Kontardi, SH., segenap unsur  Forkopimda Purbalingga, anggota KPU, anggota Panwaslu  dan juga perwakilan dari beberapa partai politik peserta pilkada Jateng 2018. Dalam simulasi tersebut, Polres Purbalingga menerjunkan Dalmas, tim Kesehatan Lapangan (dokkes),  unit pemadam kebakaran, satuan satwa dan tim raimas dan juga ratusan anggota polisi yang berlaku sebagai massa.  (PI-5/PI-4).





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)