Purbalingga

Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Anak TK Punguti Sampah

Warta Andalas | Jumat, 12 Oktober 2018 - 14:17:06 WIB | dibaca: 162 pembaca

WARTA ANDALAS, PURBALINGGA - Guna meningkatkan kepedulian lingkungan terutama kebersihan lingkungan anak TK Santa Maria Purbalingga diajarkan memunguti  sampah dari sekolahnya sampai ke GOR Goentoer Darjono. Sambil membawa tas kresek anak-anak tidak canggung memunguti sampah yang berserakan di sepanjang jalan Letkol Isdiman.

Dengan raingnya mereka sambil bersenda gurau dengana cekatan meunguti sampah yang kebayakan sampah dedaunan kering. Salah satu anak berceloteh tangannya sudah basah akibat keringat namun demikian mereka tetap memunguti sampah. Tanpa ada paksaan mereka terus memunguti sampah hampir setengah kresek mereka bawa ke GOR.

Seksi kurikulum TK Santa Maria Purbalingga, Mariska Yuniarti Nurdarmayanti mengatakan kegiatan yang dilakukan bertujuan agar anak-anak peduli terhadap kebersihan lingkungannya. Karena kebersihan lingkungan mendukung kebersihan masyarakat dan diri sendiri. Penanaman kepedulian sejak dini diharapkan dapat berimbas pada tumbuh kesadaran dewasa kelak.

“ Pembelajaran di TK kami setiap tahunnya berbasis pada tema dan pada tahun ini temanya kebersihan lingkungan. Kami ada 76 murid yang terbagi menjadi kelompook A dan B sedangkan yang play grup sudah ada di GOR,” ujarnya disela-sela mengawasi para anak didiknya, Jum’at (12/10).

Materi pembelajaran yang dikembangkan pada TK Santa Maria Purbalingga, lanjut Yuniarti berbasis pada pembelajaran kontekstual, ketika pembelajaran mengenai tanaman, maka akan dipelajari tanamah secara utuh. Ketika pembelajaran mengenai kebersihan lingkungan maka akan secara langsung melakukan tindakan kebersihan.

Terpisah Kabid PSLB3 dan PKLH pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purbalingga Sukirto Hadi, menyampaikan semua orang bisa menjadi agen perubahan lingkungan yang menjadi inisiator dan motor penggerak dalam penanganan berbagai macam permasalahan lingkungan. Seperti pemicu kebersihan lingkungan dan pengolahan sampah.

“ Pembelajaran kepedulian lingkungan sejak kecil dimulai dari TK, SD, SMP dan SMA diharapkan bisa menjadi agen perubahan lingkungan dan sebagai pelopor dalam menangani permasalahan lingkungan yang ada disekitar kita,” ujarnya. (PI-2)  

 





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)