Nasional

Tetap Solid, IMO-Indonesia Siap Polisikan Sejumlah Oknum

Warta Andalas | Kamis, 27 September 2018 - 21:29:21 WIB | dibaca: 570 pembaca

WARTA ANDALAS, JAKARTA - Organisasi Badan Usaha Perusahaan Pers Media Online  yang dikenal dengan nama Ikatan Media Online (IMO) – Indononesia, memastikan tetap eksis dan solid. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Jenderal IMO-Indonesia, M. Nasir Bin Umar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat saat menghadiri persidangan ke 4 gugatan IMO-Indonesia terhadap Dewan Pers atas surat 371 yang dirasa merugikan nama baik IMO-Indonesia, Kamis (27/9/2018).

"Selain pembuktian legalitas, dalam sidang ke 4 ini pengadilan telah menunjuk mediator untuk memediasi kedua belah pihak yang langsung digelar dihari yang sama, Kamis 27 September 2018. Mediasi kembali akan dilakukan pada tanggal 3 Oktober 2018 mendatang, dengan menghadirkan para pihak yaitu Ketua Dewan Pers dan Pengurus IMO-Indonesia," ungkap Nasir.

 Jefry Karangan

Lebih lanjut, Nasir menegaskan bahwa semangat, solid dan komunikatif adalah warna yang terus mengisi antara Pengurus dan Anggota di tingkat DPW dengan DPP, sehingga terus maju menyelesaikan permasalahan internal dan eksternal sambil terus berupaya menjadi organisasi yang mengikuti aturan dengan menjauhkan HOAX dari pemberitaan.

Atas kebersamaan tersebut, lanjut Nasir, IMO-Indonesia mampu tetap tegar disaat pemberitaan maupun upaya tertentu dirasakan kurang baik terhadap IMO-Indonesia.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi DPP IMO-Indonesia, Jeffry Karangan  mengatakan bahwa hal biasa bila ada pihak-pihak yang tidak puas, dan lebih memilih bergabung dengan organisasi lain. Tapi sebagaimana AD/ART IMO-Indonesia Bab VI Pasal 11 e.

"Anggota IMO-Indonesia tidak boleh merangkap keanggotaan organisasi badan usaha lain yang sejenis, jika melanggar aturan, maka secara otomatis yang bersangkutan tidak lagi menjadi bagian dari IMO-Indonesia," pungkas Jeffry.

Kuasa Hukum IMO Indonesia Siap Polisikan Sejumlah Oknum

Maskur Husain, SH

Sementara itu, terkait adanya pihak yang menyatakan telah membubarkan IMO-Indonesia pada hari ini, Kamis (27/9), Kuasa hukum IMO-Indonesia Maskur Husain, SH menyatakan bahwa ia berencana akan mempolisikan atau melaporkan kepada pihak berwajib, dan akan melayangkan gugatan perbuatan melawan hukum.

Hal itu disampaikan Maskur Husain terkait  pernyataan terbuka yang dilontarkan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab tentang pembubaran IMO Indoneia, yang dipandang telah meresahkan DPP IMO,  perwakilan IMO maupun anggota IMO lainnya.

“Saya butuh fatwa Ketum. Dan jika Ketum dan  Sekjen oke, malam ini juga saya laporkan mereka semua di Polda Metro Jaya. saya tunggu tanggapan malam ini juga. Saya akan siapkan surat kuasa, tanda tangan, dan besok pagi saya gelar konfrensi pers,” tegasnya. (imo)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)