Padangpanjang

Tegakkan Perda KTR, DPRD Minta Pemko Sediakan Fasilitas Merokok

Warta Andalas | Selasa, 07 Januari 2014 - 19:11:58 WIB | dibaca: 861 pembaca

WARTA ANDALAS, PADANGPANJANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD) Kota Padangpanjang meminta kepada pemerintah kota untuk menyediakan lokasi sarana tempat merokok dalam penyusunan APBD Kota Padangpanjang, sebagai upaya dalam mendukung pelaksaan Kawasan Tertib Rokok (KTR) di kota berjuluk Serambi Mekah itu.

“Tempat itu sangat penting bagi tamu dan masyarakat yang datang ke Kota Padangpanjang, apalagi kegiatan merokok masih menjadi kebiasan bagi masyarakat yang sulit untuk dihilangkan, apalagi kita juga telah memiliki aturan yang melarang masyarakat untuk merokok disembarang tempat” kata Anggota DPRD Kota Padangpanjang Lastri, ketika mengkritisi tentang Ranperda KTR yang diajukan Pemko Padangpanjang ke DPRD setempat.

Disampaikannya, untuk penyediaan sarana tempat merokok bagi masyarakat dan tamu perokok yang datang berkunjung ke Padangpanjang bisa dilakukan dengan pengajuan melalui APBD Kota Padangpanjang, karena Perda tersebut untuk dipatuhi bersama.

Berkaitan ranperda Kawasan Tanpa Rokok  (KTR), pihaknya dari Fraksi GPIR memberikan apresiasi pada Pemko, yang komit dengan peraturan perundangan yang lebih tinggi nomor 36 tahun 2009  tentang kesehatan, Peraturan Pemerintah Nomor 109 tahun 2012 atas pengamanan bahan mengandung zat adiktif.

Terakhir, Peraturan bersama Menkes dan Mendagri nomor 188/Menkes/PB/2011 dan nomor 17 tahun 2011, tentang pelaksanaan Kawasan Tanpa Rokok, kata Lastri, sembari menyampaikan seringnya masyarakat mengkritisi sanksi yang melanggar aturan.

Sementara walikota H. Hendri Arnis pada nota jawabannya terhadap penyediaan anggaran pada APBD untuk pembuatan tempat merokok ditanggapi serius dan perhatian tersendiri, terhadap ranperda tentang KTR  dengan penerapan sanksi bagi yang melanggar akan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

“Tentunya, sebelum sanksi diterapkan bagi yang melanggar, jauh sebelumnya segala fasilitas diperlukan pada lokasi yang diperbolehkan atau tidak merokok disiapkan,” ujar Hendri Arnis. (ben)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)