Lintas Provinsi

Tanggulangi Hama Burung, Sementara Waktu HPI Babel Budidaya Semangka

Warta Andalas | Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:37:38 WIB | dibaca: 10100 pembaca

WARTA ANDALAS, PANGKALPINANG - Deddy Hartady Koordinator Sorghum Bangka Belitung (Babel) dan juga Dewan Riset Provinsi Babel, membenarkan kegiatan pemanfaatan lahan Islamic Center Parit Enam bekas tambang milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung yang dikelola oleh Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) Babel, bahwa saat ini HPI Babel sementara waktu mengganti budidaya sorghum ke budidaya semangka.

Hal ini, dikarenakan mengatasi populasi hewan burung sebagai hama yang kian bertambah di kebun HPI Babel tersebut, "Karena kian hari kawanan burung semakin banyak menyinggahi tanaman sorghum yang ada di kebun, jadi dikuatirkan mengganggu aktivitas di bandara Depati Amir. Saat ini, sembari menunggu bibit sorghum tanpa biji tiba jadi kami putuskan sementara waktu lahan itu ditanami dengan semangka, usai menanam semangka kita tetap tanam sorghum setengah atau seperempat dari luas lahan tersebut," kata Deddy saat dihubungi jurnalis Babel, Selasa (15/10) siang.

Dijelaskannya, bahwa jenis bibit sorghum tanpa buah itu nantinya diperuntukkan untuk pakan ternak sapi dan batangnya bisa dijadikan bahan gula sorghum. "Di lokasi lahan itu selain ditanamkan sorghum atau tanaman produktif lainnya, juga diadakan penggemuk sapi potong, budidaya tambak ikan air tawar, juga untuk penelitian bagi Dewan Riset Babel," katanya.

Ditambahkannya, Dewan Riset Provinsi Kepulauan Babel akan mengadakan kerjasama dituangkan dalam MoU tersendiri antara HPI Babel dengan Dewan Riset Babel.

"Selain dimanfaatkan untuk kegiatan perkebunan dan peternakan lahan tersebut akan dijadikan tempat penelitian bagi dewan riset Babel sesuai siteplan yang ada," pungkas Deddy. (IMO)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)