Sijunjung

Tak Terima Kawannya Diamankan, Ruas Jalinsum di Blokade Warga Tanjung Gadang

Warta Andalas | Sabtu, 11 Mei 2019 - 17:16:20 WIB | dibaca: 146 pembaca

WARTA ANDALAS, SIJUNJUNG - Diduga tak terima 9 pemuda diamankan pihak polisi, ratusan warga Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat memblokade ruas jalan lintas sumatera (Jalinsum). Tak ayal, kemacetan panjang pun terjadi.

Peristiwa pemblokade-an ruas Jalinsum itu terjadi pada Jumat (10/5/2019). Tak hanya di blokade, warga juga melakukan aksi pembakaran ban bekas di ruas Jalinsum itu. Tak ayal, para pengguna kenderaan baik dari Padang ke Jambi dan sebaliknya, tak bisa melintasi Jalinsum.

"Jalan mulai dari simpang pasar hingga ke Kumayak tadi malam itu macet total dan begitu pula sebaliknya hingga ke Bukiksabalah juga lumpuh total," ujar beberapa warga pada awak media, Sabtu (11/5/2019).

Informasi yang berhasil dihimpun awak media, peristiwa pemblokade-an Jalinsum itu terjadi kisaran pukul 22.30 WIB Jumat (10/5/2019) malam itu,  tepatnya di depan Pasar Tanjung Gadang.

"Telah terjadi pemblokiran jalan Lintas Sumatera oleh masyarakat dengan membakar ban sehingga lalulintas macet. Dengan tuntutan bahwa 9 orang masyarakat Pasar Tanjung Gadang yang diambil keterangan di Polres Sijunjung Agar dilepaskan,"ujar sumber.

Kejadian itu dipicu atas kejadian pada Kamis (9/5/2019) sekitar 23.30 WIB diduga sekelompok pemuda melakukan penangkapan terhadap korban berinitial Ys, 30 thn beralamat di Pulasan Kecamatan Tanjung Gadang. Ketika pebangkapan Ys tengah bersama perempuan salon asal Asam Kamba Kecamatan Tanjung Gadang diatas mobilnya kearah jalan Pulasan.

Entah apa persoalanya, apakah terkait soal tersebut atau yang lain? Seketika korban mengakibatkan luka luka pada hidung dan mukanya. Tak ayal korban pun  di bawa ke RSUD Sijunjung di Tanah Badantuang. Tapi, waktu itu juga korban  sudah kembali kerumahnya di Pulasan.

Diduga akibat masalah tersebut, lalu 9 pemuda diduga pelaku penganiyaan itu pun dibawa ke Mapolres Sijunjung untuk dimintai keterangan.

Ke-9 pemuda diduga pelaku yang di amankan Polres Sijunjung itu, DB, 39 thn alamat Pasar Tg Gadang, DO,18 thn alamat Guguk Naneh Tanjung Gadang, BN, 35 thn alamat Guguk Naneh Tanjung Gadang, AC, 19 thn alamat Pasar Tg Gadang, FR, 19 thn alamat Pasar Tanjung Gadang, Af,19 thn alamat Pasar Tanjung Gadang, As, 23 thn Pasar Tanjung Gadang, Iw, 19 thn alamat Pasar Tanjung Gadang dan Sp, 20 thn juga warga Pasar Tanjung Gadang. Akibatnya, kesembilan pelaku diamankan di Polres Sijunjung.

Tak terima ke-9 pemuda diamankan lalu warga pun melancarkan aksinya memblokade Jalinsum termasuk membakar ban. Sehingga Jalinsum pun macet dan lumpuh total.

Tak beberapa lama kemudian pada Jumat (10/5/2019) malam sekitar pukul 23.45 WIB itu pun dilakukan mediasi di Kantor Polsek Tanjung Gadang yang dihadiri, Kapolsek Tanjung Gadang, Iptu Zamri, Plh Dan Ramil 09, Walimagari Tanjung Gadang,Kepala Jorong Pasar Tanjung Gadang, Ninik Mamak Nagari Tanjung Gadang dan Ketua Pemuda

Hasil mediasi didapati kesepakatan bahwa pemblokiran jalan dibuka dengan syarat ke-9 pemuda yang ditahan di Polres Sijunjung dijemput ke polres oleh kapolsek selanjutnya diserahkan kepada ninik mamak.

Walinagari Tanjung Gadang, Zukri kepada awak media pun tak menapiknya. "Tak ada masalah lain dan murni masalah itu (korban-red) dan kini Jalinsum sudah normal lagi,"ucap Zukri pada awak media, Sabtu (11/5/2019).

Kapolsek Tanjung Gadang, Iptu Zamrinaldi,SH yang dikonfirmasi terkait kejadian tersebut sedang tidak berada di Mapolsek. "Ambo ka  pulasan jaringan susah,"jawabnya singkat melaui WhatsAppsnya Sabtu (11/5/2019).

Kapolres Sijunjung, AKBP Driharto, SIK yang dihubungi via handphone selularnya tak berhasil dihubungi.Hingga berita ini tayang kondisi  Jalinsum sudah kembali normal dan aman. (sr)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)