Sawahlunto

Dari Musyorkot KONI Sawahlunto

Syaiful, SH, M.Hum: Jangan Ada ASN Menjadi Pengurus KONI

Warta Andalas | Kamis, 18 Januari 2018 - 21:24:14 WIB | dibaca: 275 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Ketua  KONI Sumatera Barat, Syaiful, SH, M.Hum mengingatkan agar jajaran pengurus KONI kota Sawahlunto bebas dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan berjalan mengacu pada peraturan yang ada.

Hal tersebut disampaikan Syaiful, saat menghadiri Musyawarah Olahraga Kota (Musyorkot) KONI Sawahlunto beserta 11 pengurus KONI Sumbar lainnya di Gedung Pusat Kebudayaan kota setempat, Kamis (18/1).

Menurut Syaiful, saat ini banyak kepengurusan KONI yang sedang dalam pemeriksaan aparat, sehingga perlu pemikiran bersama.

“Untuk itu, saya ingatkan agar di KONI Sawahlunto dapat berjalan dengan mengacu pada peraturan. Saya minta, di kepengurusan KONI Sawahlunto tidak ada Aparatur Sipil Negara (ASN). Kalau ada, saya tidak akan menandatangani SK-nya,” tandas Syaiful.

Dalam hal ini, lanjut dia, kami bukan ingin menghalang-halangi  ASN, tetapi ini adalah aturan. Namun demikian, ASN boleh menjadi Ketua Cabang Olahraga (Cabor). Dan hasil Musda yang tidak sesuai aturan, dapat dibatalkan.

Diakuinya, tanpa adanya ASN, TNI dan Polri, maka KONI akan kesulitan. “ Tetapi ini aturan agar tidak ada permasalahan hukum seperti yang terjadi di KONI Pariaman yang saat ini masih dalam tahanan dan menunggu sidang pekan depan.

Dalam kesempatan itu, Syaiful juga mengatakan bahwa kedisiplinan pelaksanaan Muskot Sawahlunto dapat menjadi contoh bagi KONI daerah lain.

“Undangan jam 9, peserta sudah hadir dan langsung dimulai. Ini patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi KONI lain di Sumatera Barat ini,” ujarnya.

Selain itu, imbuh dia, grafik prestasi Olahraga Sawahlunto secara umum terus mengalami peningkatan. Ini juga perlu kita apresiasi.
Kota Sawahlunto terus bangkit dan dibuktikan dengan prestasi di tingkat Asia sebagai juara 3 pada Sea Games di Korea.

“Dan atlet Kempo Sawahlunto Lusi dan Almadi juga sudah go International. Ini menjadi tantangan kedepan agar kita dapat lebih memajukan olahraga kita,” harapnya. 

Mengakhiri sambutannya, Syaiful juga menyarankan agar kota sawahlunto dapat menjadi penyelenggara Pekan Olahraga Remaja pertama di Sumbar, sebelum menuju pekan Olahraga Remaja tingkat nasional mengingat banyak atlet Sawahlunto yang kini menjadi atlet binaan KONI Provinsi.

Syafril Kembali Jabat Ketua KONI
Sementara itu, dalam sambutannya Syafril mengatakan bahwa musyawarah Olahraga Kota KONI Sawahlunto bertujuan untuk memilih Ketua dan pengurus baru untuk periode 2018 - 2022, mengingat telah habisnya masa jabatan periode sebelumnya, sebagai acuan kerangka kerja dan program KONI kedepan dalam  menghadapi Porprov pada bulan November mendatang.

“Musyorkot ini perlu disikapi, sehingga KONI Sawahlunto mampu mengikuti dan bersaing dengan fair, sehingga dapat meraih pretasi tertinggi,” ujarnya.

Dalam paparannya, Ketua KONI demisioner ini juga menyampaikan berbagai capaian semlama kepemimpinannya pada periode yang lalu.

Menurutnya, dari hanya 18 Cabor saat ia mulai memimpin KONI, saat ini telah menjadi 33 Cabor. Dan sejumlah prestasi yang terus meningkat, seperti pada Porprov di Dharmasraya yang sebelumnya menempati posisi atau peringkat 12, naik menjadi  peringkat 10, serta peringkat 8 pda ajang Porprov di kota Padang.

Keberhasilan dalam membina olahraga di kota ini, lanjut Syafril, merupakan hasil kerja keras bersama. Sebab, tanpa dukungan dari semua, bukanlah apa-apa.

“Selain itu, keberhasilan ini juga karena kolaborasi pembinaan yang mengedepankan rasa kekeluargaan,” pungkasnya.

Dari hasil Musyawarah yang dihadiri eluruh pengurus KONI dan ratusan Pengurus Cabor tersebut, Syafril kembali terpilih menjadi Ketua KONI Sawahlunto untuk periode 2018 – 2023, dan akan disusul dengan formasi kepengurusan baru di tubuh KONI kota arang ini. (ap)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)