Sijunjung

Sidang Penyampaian Pandangan Umum Fraksi di DPRD Sijunjung, Molor

Warta Andalas | Kamis, 31 Mei 2018 - 19:55:15 WIB | dibaca: 719 pembaca

Kursi Masih Kososng: Sidang yang seharusnya dimulai pukul 09.00 WIB, hingga pukul 11.30 WIB belum juga terlaksana.

WARTA ANDALAS, SIJUNJUNG - Lagi, sidang anggota DPRD Sijunjung Sumatera Barat, molor. Padahal, Kamis (31/5/2018) agenda sidang penyampaian pandangan umum fraksi terhadap nota penjelasan bupati tentang tiga buah Raperda.

Tak heran jika kemudian peserta sidang pun ngoceh atas molornya sidang wakil rakyat itu. Padahal sidang itu sudah dihadiri oleh ketua DPRD, Wakil Bupati, unsur  Forkopimda lainnya sudah menunggu datangnya anggota anggota dewan yang terhormat di DPRD Sijunjung. 

Namun sidang yang seharusnya dimulai pukul 09.00 WIB, hingga pukul 11.30 WIB belum juga terlaksana. Yang terlihat hanya kursi kosong anggota dewan yang terletak manis tanpa ada yang duduk.

Setelah lebih dari dua jam molor dari jadwal yang ditetapkan, sidang baru di mulai. Dan itupun masih sibuk dengan interupsi tentang kehadiran.

Tak salah kita mengenang bait syair lagu Iwan Fals. "Untukmu yang duduk sambil diskusi. Untukmu yang biasa bersafari. Di sana, di gedung DPR, Wakil rakyat kumpulan orang hebat. Bukan kumpulan teman teman dekat, Apalagi sanak famili"

"Di hati dan lidahmu kami berharap, Suara kami tolong dengar lalu sampaikan, Jangan ragu jangan takut karang menghadang, Bicaralah yang lantang jangan hanya diam, Di kantong safarimu kami titipkan, masa depan kami dan negeri ini. Dari Sabang sampai Merauke, Saudara dipilih bukan dilotre, Meski kami tak kenal siapa saudara, Kami tak sudi memilih para juara, Juara diam, juara he'eh, juara ha ha ha......Untukmu yang duduk sambil diskusi, Untukmu yang biasa bersafari

Di sana, di gedung DPR, Di hati dan lidahmu kami berharap, Suara kami tolong dengar lalu sampaikan, Jangan ragu jangan takut karang menghadang, Bicaralah yang lantang jangan hanya diam, Wakil rakyat seharusnya merakyat, Jangan tidur waktu sidang soal rakyat, Wakil rakyat bukan paduan suara, Hanya tahu nyanyian lagu "setuju......"

Setidaknya bait lagu itu bisa didengar wakil rakyat. Ketua DPRD Sijunjung yang dihubungi awak media, Kamis (31/5/3018) via handphone selularnya tak ada konfirmasi karena tak diangkat.

Namun menurut informasi, ternyata keterlambatan itu disebabkan oleh belum siapnya laporan dan penyampaian pemandangan umum dari beberapa fraksi di lembaga dewan.

"Alah, itu hanya jawaban klise setiap saat persidangan pasti itu jawaban. Membuat mata kita terbuka bahwa setiap laporan yang akan disampaikan ternyata baru dikerjakan pada saat sidang akan di mulai," ujar sumber penting yang tak ingin disebutkan jatidirinya.

"Nah, cara cara kerja yang seolah-olah sepele dan dianggap gampangan ini terkesan bahwa perhatian terhadap masalah yang ada, serta keseriusan mereka terhadap sidang itu sendiri. Hanya sebatas memenuhi kewajiban tatib persidangan semata dan untuk melepaskan tanggung jawab ke dewanan,"kata sumber itu kesal.

"Sampai kapan cara-cara seperti di lembaga dewan ini akan berubah. Haruskah cara-cara ini di lanjutkan ke generasi dewan berikutnya. Lalu apakah hal seperti ini menjadi hal yang biasa di lembaga dewan ini. Nah, waktulah yang akan menjawabnya," tambah sumber itu heran.

"Sampai kapan anggota dewan tidak juga bisa disiplin. Ini adalah bentuk ke tidak pedulian dan penghargaan terhadap waktu dan ini contohyg tidak baik.Kebiasaan kebiasaan seperti ini tentu harus dirubah," tambahnya. (sr)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)