Sawahlunto

Setujui Perubahan APBD Tahun 2018, DPRD Sawahlunto Minta OPD Loyal Pada Kepala Daerah

Warta Andalas | Senin, 01 Oktober 2018 - 19:40:41 WIB | dibaca: 215 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO - Empat Fraksi yang ada di DPRD kota Sawahlunto, masing-masing Fraksi Persatuan Pembangunan, Fraksi Golongan Karya, Fraksi PKPI - PKS dan Fraksi Demokrat plus PDIP, menyetujui  APBD Perubahan tahun anggaran 2018.

Hal itu ditandai dengan diketoknya palu oleh pimpinan sidang paripurna DPRD setempat, Adi Ikhtibar, SH, Sabtu (29/9) kemarin, yang dihadiri oleh Wakil Ketua Weldison dan Hasjhoni, Sabtu (29/9) di gedung Dewan setempat.

Dalam sidang paripurna itu disebutkan bahwa  dalam perubahan APBD TA 2018 yang disepakati, tercatat pendapatan sebesar Rp.621.509.738.839 yang terdiri dari PAD sebesar Rp.66.832.117.340. Dana Perimbangan Rp.478.395.212.499. Dan lain lain PAD yang sah sebesar Rp.76.282.406.000.

Sedangkan Belanja sebesar Rp.640.470.319.508,98 yang terdiri dari Belanja tidak langsung sebesar Rp.322.109.424.463. Belanja langsung Rp.318.360.895.054,98. Devisit anggaran disepakati Rp.18.960.580.669,99. Untuk menutupi devisit dengan pembiayaan sebesar Rp.25.127.247.336,64 dan pengeluaran pembiayaan Rp.6.166.666.666,66, sehingga Neto disepakati menjadi Rp.18.960.580.669,98.

Dalam paripurna yang dihadiri Walikota Sawahlunto, Deri Asta dan Wakil Walikota, Zohirin Sayuti, Ketua DPRD Adi Ikhtibar mengatakan agar Sekda dan OPD mampu menterjemahkan visi dan misi Kepala Daerah terpilih, sehingga roda pemerintahan dan pembangunan berjalan dengan baik.

Selain itu, Adi juga mengapresiasi atas pembahasan yang berjalan sangat singkat sekali dalam satu Minggu, menindaklanjuti surat Gubernur, tidak adalagi perubahan. Dan meski hari libur perubahan APBD ini dapat berjalan dan disetujui bersama.

Hal senada juga disampaikan Fraksi PPP, Nadem dan PAN yang meminta agar seluruh OPD dan jajarannya agar mendukung visi dan misi pemerintahan Deri Asta dan Zohirin Sayuti dengan loyalitas, kongkretnya semua program dan kebijakan kepala daerah baru yang dituangkan kedalam dokomen APBD agar betul-betul tepat sasaran.

Pendapat akhir Fraksi yang dibajakan oleh Epi Kusnadi, SH, M.Kn itu juga memberikan catatan strategis yang diharapkan mampu ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah maupun OPD terkait.

"Kepala Dinas dan jajarannya agar melakukan koordinasi vertikal terkait kebijakan program unggulan dibidang pendidikan. Menindaklanjuti keberadaan nasib tenaga pengajar atau guru honor dan tidak tetap terkait status dan masa depannya, serta mendukung peningkatan kualitas dan kompetensi guru melalui pelatihan dan pemberian beasiswa untuk anak berprestasi serta peningkatan penguatan pendidikan berkarakter," ujar Epy.

Menanggapi hal itu, Walikota Sawahlunto, Deri Asta mengucapkan terimakasih dan apresiasinya kepada semua anggota DPRD atas waktu dan pemikirannya dalam melakukan pembahasan secara maraton, siang dan malam serta hari libur.

"Semua masukan, saran dan kritik akan menjadi bahan evaluasi dan perhatian bagi pemerintah daerah dalam merelisasikan semua yang telah disepakati dalam perubahan APBD," ujarnya.

Dan kepada semua OPD, Walikota menekankan agar menyiapkan semua dokumen yang diperlukan untuk pelaksanaanya, sehingga pelaksanaan program dan kegiatan dapar berjalan sesuai jadwal yang ditentukan. (ap)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)