Solok

Sempat Dicurigai Penculik Anak, Ternyata Orang Gila

Warta Andalas | Minggu, 04 November 2018 - 19:46:00 WIB | dibaca: 137 pembaca

WARTA ANDALAS, SOLOK - Maraknya berita penculikan anak diberbagai media terutama media sosial, mengakibatkan tensi tinggi dikalangan orang tua. Kecurigaan dan emosi gampang tersulut jika melihat seseorang yang tidak dikenal masuk lingkungan pemukiman, apalagi gelagatnya mencurigakan. Akibatnya, akan terjadi main hakim sendiri pada orang dicurigai tersebut.

Contoh, Jum'at (2/11) lalu, pukul 15.15 wib, di depan SPBU KTK Kota Solok, Polres Solok Kota telah mengamankan seorang Ibu inisial "YBS", yang diduga Pelaku Komplotan Penculikan Anak yang sudah viral di Media Sosial. Dalam pemeriksaan terduga tidak bisa di minta keterangan dikarenakan yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa.

Kompol Sumintak, Wakapolres Solok Kota mengungkapkan kronologis kejadian. Jam 15. 15 Wib Ka. SPKT Polres Solok Kota mendapatkan informasi telah diamankan oleh masyarakat di KTK Kota Solok seorang Perempuan yang di duga komplotan penculikan anak yang sudah viral di media sosial. KBO Reskrim Ipda Edi Yuhendra dan Ka. SPKT regu II IPDA Iskandar  beserta piket BP mendatangi TKP untuk melakukan pengamanan.

Sampai di TKP sudah terlihat kerumunan massa yang mengamankan pelaku yang sudah kesal dengan Pelaku. Untuk menghindari amukan massa KBO Reskrim dan Ka. SPKT lansung membawa yang bersangkutan Ke Polres Solok Kota. Selanjutnya, dilakukan introgasi terhadap pelaku namun tidak berhasil disebabkan YBS mengalami gangguan jiwa. YBS dilepaskan kembali karena tidak bisa di mintai keterangan. 

Pada pukul 16.05 Wib yang bersangkutan kembali di amankan oleh masyarakat di depan Kampus UMMY Kota Solok karena membuat masyarakat resah dan takut dengan pemberitaan penculikan anak yang sudah viral. Yang bersangkutan kembali di bawa ke Polres Solok Kota oleh Opsnal Polres Solok Kota. Selanjutnya, bekerjasama dengan Sat Pol PP Kota Solok mengirim dengan bus menuju Kota Bukittinggi. 

Sumintak meminta pada masyarakat untuk tidak share lagi ke media sosial atau media lainnya, karena isu penculik anak di Kota Solok tersebut adalah Hoax. "Mohon diluruskan pemberitaannya dan jangan memancing kekisruhan ditengah masyarakat," pintanya. (Zulfikar)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)