Padangpanjang

Satpol PP Padangpanjang Fokuskan Pembinaan Mental

Warta Andalas | Selasa, 13 Mei 2014 - 23:37:08 WIB | dibaca: 1049 pembaca

WARTA ANDALAS, PADANGPANJANG  -Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padangpanjang, terus melakukan pembinaan terhadap berbagai tindak kenakalan remaja, maupun tindakan menyimpang yang dilakukan, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Padangpanjang.

Kasatpol PP Kota Padangpanjang Arkes Refagus menyebutkan, saat ini instansi yang dipimpinnya memang tengah gencar menyosialisasikan berbagai tindakan prefentif dalam mengantisipasi berbagai tindak kenakalan remaja.

"Kita memang menfokuskan terhadap pembinaan mental, karena dari pengalaman kita, tingkat kenakalan remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pengaruh lingkungan," sebut Arkes.

Dicontohkannya, dari penindakan yang dilakukan Senin kemarin, ditemukan pasangan remaja yang sedang minum-minum tuak di lokasi Taman Mini Padangpanjang. Ketika diamankan, pihaknya hanya bisa mengamankan yang wanitanya, sementara yang laki-lakinya berhasil kabur.

"Wanitanya masih berumur 17 tahun dan berinisial "RN", warga Malibo Padangpariaman. Dari keterangannya, dia hanya sekolah sampai kelas 2 SMP dan bekerja di lokasi wisata Malibo Anai, dia datang ke Padangpanjang karena ajakan teman laki-lakinya untuk jalan-jalan," sebut Arkes.

Dalam pemeriksaan oleh PPNS, lanjut Arkes, pihaknya mengaku terkejut, karena yang bersangkutan tidak mengetahui sama sekali tentang cara sholat dan mengaji, termasuk juga pihak keluarganya juga jauh dari bimbingan agama.

"Sebagai bentuk pembinaan, setelah yang bersangkutan dipanggil orang tuanya dan membuat surat perjanjian. Kita mewajibkannya untuk melapor setiap hari ke kantor Satpol PP, sambil terus memantua perkembangannya," jelas Arkes.

Dalam pembinaan yang dilakukan, pihaknya sengaja mengisi dengan pembinaan keagamaan dan pengenalan tata krama dalam pergaulan, seperti mengajarkan cara sholat dan mengaji. Sehingga, setelah proses pembinaan selesai yang bersangkutan sudah bisa mengaji dan sholat lima waktu.

"Yang kita butuhkan saat ini, adalah tenaga khusus Rohis di Satpol PP, sehingga pembinaan yang dilakukan bisa lebih efektif. Meskipun saat ini, ada tenaga yang diperbantukan untuk melakukan pembinaan Rohis," ungkapnya. (Bento)

 





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)