Solok

Sat Reskrim Polres Solok Kota, Tangkap Pelaku Pembunuhan Delvi Busrya

Warta Andalas | Jumat, 17 Mei 2019 - 20:57:36 WIB | dibaca: 401 pembaca

WARTA ANDALAS, SOLOK - Tidak menunggu lama, berselang dua hari, Jajaran Reskrim Polres Solok Kota, Jum'at (17/5), berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap Delvi Busrya, (41 th), warga jalan Jln Singgalang IV No. 03 Rt. 05 Rw. 03 Kelurahan Gunung Pangilun kecamatan Padang Utara Kota Padang,, Selasa lalu, (14/5), di Dusun Kincia Jorong Balai Pinang Nagari Muara Panas Kec. Bukit Sundi Kab. Solok. Pelakunya adalah teman korban bernama Rahman alias Wendra alias Wel alias Pito (28). warga Jorong Lubuak Koto Panjang Muaro Panas Kec. Bukit Sundi Kab. Solok. Motif pembunuhan tidak meratanya pembagian hasil rampokan antara pelaku dan korban. Korban meninggal akibat empat tusukan sajam dileher dan dada.

AKBP. Dony Setiawan, SIK, MM, Dt. Pandeka Rajo Mudo mengungkapkan pada awalnya pihak Polresta Solok kesulitan mengungkap jejak pelaku pembunuhan ini. Masalahnya masyarakat disana takut pada pelaku sehingga Reskrim kesulitan mengorek informasi dari warga. Dalam melakukan pelariannya, pelaku ini mencoba menggadaikan motornya pada seorang warga, dimana saat itu pelaku dalam keadaan berlumuran darah seusai membunuh korban. Warga tersebut tidak mau membeli kenderaannya dan mengusir pelaku. Setelah itu pelaku kabur ke Sangir Kab. Solsel dimana sebelumnya pelaku membuang bajunya yang berlumuran darah dilokasi tersebut.

Disangir, kata Doni, pelaku pergi kerumah temannya sesama komplotannya. Tapi temannya tersebut tidak mau menerimanya karena takut tertipu oleh pelaku. Disangir inilah Sat Reskrim Polres Solok Kota mendeteksi keberadaan pelaku ketika jalan-jalan, dan saat itu bertepatan Reskrim mau beli takjil dan melihat pelaku. Reskrim langsung melakukan penangkapan, tapi ketika ditangkap pelaku melakukan perlawanan dengan mengancam petugas menggunakan pisau yang digunakan untuk membunuh korban. Tidak ingin mengambil resiko polisi langsung menembak pelaku dikaki dan melumpuhkannya. "Dari penangkapan pelaku kami berhasil menyita barang bukti berupa satu unit pisau dan satu unit Hp jenis Blackberry Bolt, serta satu unit sepeda motor" Kata Dony.

Sebelumnya pelaku sempat berkelahi dengan korban dan kemudian menikamnya. Pelaku sendiri memiliki rekam jejak sebagai seorang residivis dan keluar masuk penjara dengan bermacam kasus. Mulai tahun 2002 hingga 2006. Tahun 2002 divonis tujuh bulan di Lapas Palembang dengan kasus pencurian. Tahun 2013 divonis 1 tahun dengan kasus pencurian dengan kekerasan di Lapas Palembang, dan dibanyak tempat. Dari hasil penyelidikan pelaku juga aktif sebagai pengguna narkoba. Pelaku dikenakan pasal 440 dan 338 KUHP dengan ancaman hukumannya 20 tahun penjara sampai hukuman mati. (Zfk)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)