Sawahlunto

Rumah Tahfiz Babussalam Mewisuda 5 Santrinya

Warta Andalas | Minggu, 07 Januari 2018 - 11:52:47 WIB | dibaca: 104 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Bertempat di Masjid Babussalam kelurahan Lubang Panjang kecamatan Barangin, Rumah Tahfiz Babussalam menggelar wisuda bagi 5 orang santrinya, Minggu (7/1).

Tampak hadir dalam acara tersebut, Wawko Sawahlunto, Kabag Kesra, Camat Barangin, Kemenag, para guru pembimbing serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Menurut Pengurus Rumah Tahfiz Babussalam H. Jamaran, wisuda merupakan wisuda perdana sejak didirikannya Rumah Tahfiz itu 5 bulan yang lalu. “Meski baru berdiri selama 6 bulan, kelima santri ini telah mampu menghafal 1 juz. Ini merupakan sebuah prestasi yang patut dibanggakan. Dan kedepan, kami akan mentargetkan untuk melakukan wisuda setiap 6 bulan sekali,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut dia, diharapkan pada para jama’ah untuk dapat mendukung kelancaran rumah tahfiz ini. Selain itu, kami juga menghimbau agar hendaknya para orangtua santri dan warga sekitar babussalam dapat mendorong anak-anak kita, terutama anak SMP untuk dapat memasukkan anaknya ke Rumah Tahfiz Babusalam ini, karena anak SMP akan cepat memahami dan mudah menghafal.

Sementara itu, usai sambutan dari pengurus Rumah Tahfiz Babussalam, acara tersebut juga diselingi dengan pembacaan puisi islami oleh Nayla, yang tampak membuat para hadirin kagum dengan intonasi serta alunan suara yang dibawakannya.

Menanggapi acara wisuda itu, Kemenag kota Sawahlunto menyatakan  memberi apresiasi atas usaha kegiatan dan program ini, yang telah mendidik anak-anak menghafal Al Qur’an.

Disebutkan Kemenag, salahsatu fungsi Masjid adalah untuk melaksanakan  pendidikan. “Semoga kegiatan ini akan terus berlanjut dan berkembang,  sehingga memberikan pengaruh positif pada masyarakat.

“Untuk dapat mewujudkan hal itu, saya berharap dorongan motivasi dan bantuan dari masyarakat, apapun bentuknya untuk kemajuan. Kepada para wali murid, patut bersyukur dengan adanya rumah tahfiz ini,” ungkapnya.

Sebab, lanjut dia, menghafal Al Qur’an ini berkaitan dengan 3 aspek. Yaitu  kecerdasan, yang akan menjadikan siswa berkembang. Selanjutnya adalah ketekunan, kesungguhan dan keseriusan. Dengan mengikuti Tahfiz menghafal Al Qur’an, maka anak-anak akan mampu menjadi anak yang memiliki kesungguhan dan ketekunan sehingga akan menjadikan karakternya lebih baik.

“Dan yang ketiga adalah akhlak. Dengan belajar menghafal Al Qur’an, maka akan terbentuk akhlak yang dapat menjadi pondasi dan benteng dari pengaruh-pengarus negative bagi kehidupan anak-anak. Untuk itu, mari kita dorong anak-anak kita untuk mampu menghafal Al Qur’an,” pungkasnya.

Dalam acara wisuda tersebut, panitia juga menggelar Tabligh Akbar dengan mengundang ustadz Zainal Muttaqin dari kota Bukittinggi, untuk memberikan tausiyyah. (ap)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)