Purbalingga

Ribuan APK Melanggar Dirazia, Banyak Caleg Protes

Warta Andalas | Selasa, 11 Maret 2014 - 09:07:59 WIB | dibaca: 10992 pembaca

WARTA ANDALAS, PURBALINGGA - Ribuan alat peraga kampanye (APK) yang melanggar ditertibkan tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Purbalingga, Senin (10/3). APK tersebut berupa bendera, banner, poster, spanduk dan baliho yang tidak sesuai ketentuan peraturan KPU Nomor 15 tahun 2013 dan peraturan Bupati yang mengatur tata cara pemasangan APK.

“Saat ini kami masih merekap hasilnya, Jumlahnya ribuan dan masih kami rekap di kantor kami (Panwaslu Kabupaten-red),” kata Ketua Panwaslu Kabupaten Purbalingga, Heru Tri Cahyono, usai penertiban.

APK yang ditertibkan, lanjut Heru, tersebar di sejumlah wilayah kabupaten Purbalingga. Atas penertiban itu, Dia mengaku, banyak caleg dan partai yang protes kepada Panwaslu, karena belum semua APK dirazia oleh tim dari Satpol PP. 

"Kami sudah memberikan pengertian, bahwa kami tidak tebang pilih dalam merekomendasi APK yang harus ditertibkan kepada Satpol PP. Semua akan ditertibkan secara berkesinambungan, karena terbatasnya personel Satpol PP," jelasnya.

Dia menambahkan, Panwaslu dalam penertiban APK hanya bertindak sebagai rekomendator. Sedangkan eksekutor sepenuhnya diserahkan kepada Satpol PP Kabupaten Purbalingga. "Sesuai dengan aturan yang ada, kami (Panwaslu, red) merekomendasikan kepada KPU untuk menertibkan APK yang melanggar. Selanjutnya dari KPU bersurat ke Bupati Purbalingga, yang kemudian diteruskan kepada Satpol PP untuk menertibkan," jelasnya.

Kasi Dalops Satpol PP Purbalingga Teguh Sungkono menjelaskan, APK yang dirazia antara lain bendera, baner, poster, spanduk serta baliho yang terpasang di lokasi yang dilarang dalam Peraturan KPU Nomor 15 tahun 2013. "Selain itu, juga APK yang dipasang melanggar Perda, yakni yang dipaku di pohon," imbuhnya.

Teguh menambahkan, penertiban kali ni dilakukan merespon permintaan Panwaslu Kabupaten Purbalingga untuk segera menertibkan APK yang melanggar. Penertiban APK ini dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Purbalingga secara serentak dengan melibatkan sedikitnya 50 personel gabungan.

"Di tiap-tiap kecamatan, tim juga melibatkan masing-masing panwascam untuk mendampingi penertiban APK sesuai yang direkomendasikan Panwaslu," ujarnya.

Penertiban akan terus dilakukan secara berkesinambungan hingga masa tenang kampanye Pemilu 2014. Untuk penertiban serentak ini, tim dibagi dalam tiga kelompok yang disebar di tiga rute penertiban. Tim pertama bergerak ke arah Kecamatan Bukateja, tim kedua ke arah kecamatan Kalimanah dan tim ketiga ke arah Kecamatan Bobotsari.

Terpisah, Kapolres Purbalingga AKBP I Ketut Suwitra Adnyana meminta keseriusan penyelenggara pemilu untuk mengeliminir hal-hal yang dapat memicu ketidakpuasan peserta pemilu. Kapolres bahkan meminta para kepala desa untuk berperan dalam menjaga kondusifitas wilayahnya.

“Pemasangan atribut kampanye yang melanggar dan dibiarkan. Atau tempat yang belum bersih dari APK saat masa tenang, bisa menjadi titik rawan ketidakpuasan peserta. Jangan sampai ada anggapan penyelenggara pemilu tidak adil,” katanya saat Rakor Bidang Pemerintahan di Pendapa Dipokusumo, pada hari yang sama.  (Humas/Hr)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)