Opini

By: Metta Iskandar (Wasekjend DPP IMO-Indonesia)

Rendah Hati

Warta Andalas | Jumat, 20 April 2018 - 20:38:53 WIB | dibaca: 1018 pembaca

Setiap perubahan, jika diawali dengan kerendahan hati pasti akan menjadi baik.

Melakukan hal jahat itu sulit, lebih mudah melakukan hal yang baik.

Bicara tentang rendah hati :

“Menjadi rendah hati itu sulit," kutipan dari sebuah musik country lama, "saat anda merasa sempurna dalam segala hal."

Tentu saja, hanya beberapa orang yang berpikir bahwa mereka benar-benar sempurna dalam segala hal. Tetapi menjadi rendah hati itu sulit sekali, jika kamu tinggal di lingkungan yang bersaing dan bersifat individualis.

Bahkan di dalam kebudayaan seperti itu, kerendahan hati tetap menjadi hal yang utama. Kerendahan hati adalah proses pembelajaran yang sangat penting dalam tradisi spiritual dan kerendahan hati bisa membantumu mengembangkan hubungan yang lebih lengkap dan beraneka ragam dengan orang lain, serta menciptakan kesempatan dan membuatmu dihormati.

Mungkin sedikit tips belajar rendah hati dibawah ini bisa bermanfaat:

1. Akui bahwa kamu bukan yang terbaik di segala hal. Karena pasti ada seseorang yang bisa melakukan sesuatu yang lebih baik darimu. Cari orang-orang yang lebih baik dan memiliki potensi untuk peningkatan. Tidak ada orang yang bisa menjadi yang terbaik dalam segala hal.

2. Pahami kesalahanmu. Kita menyalahkan orang lain karena itu lebih mudah daripada menyalahkan diri sendiri. Menyalahkan orang lain tidak akan menghasilkan apa-apa dan menyakitkan. Menyalahkan orang lain meyebabkan perselisihan di dalam hubungan, dan mencegah terbentuknya hubungan baru. Mungkin yang lebih buruk lagi, hal itu mencegah kita untuk memperbaiki diri sendiri. Setiap orang pernah berbuat kesalahan.

3. Syukuri apa yang kamu miliki. Seandainya kamu lulusan dari Universitas unggulan dengan peringkat teratas di kelas. Kamu layak untuk mendapatkan penghargaan dari hasil ketekunan belajarmu. Pertimbangkanlah bahwa masih ada orang yang lebih pintar dan lebih bekerja keras darimu yang kurang mendapat dukungan dari orang tuanya, besar di lingkungan yang berbeda, atau salah memilih jalan dalam hidup. Kamu bisa menjadi salah satunya.

4. Jangan takut untuk membuat kesalahan. Salah satu bagian dari menjadi rendah hati adalah memahami bahwa kamu akan membuat kesalahan. Pahamilah, dan mengertilah bahwa orang lain pernah melakukan kesalahan dan beban berat akan terangkat darimu. Bukan berarti kamu menjadi ceroboh – cobalah untuk menghindari kesalahan yang nyata, tetapi jangan takut untuk mencoba cara-cara baru untuk mencapai tujuanmu.

5. Akui kesalahanmu. Meskipun kamu khawatir bahwa orang akan marah dan membencimu, lebih baik mengakui daripada menutupinya, tidak peduli kamu membuat kesalahan sebagai atasan, orang tua, atau teman, orang akan menghargai kenyataan bahwa kamu tidak sempurna dan kamu bekerja keras untuk membuktikannya. Mengakui kesalahan menunjukkan bahwa kamu tidak keras kepala, egois, atau tidak ingin tidak terlihat sempurna.

6. Hindari membual. Bangga terhadap diri sendiri terhadap prestasi yang telah dicapai itu boleh, tetapi tidak seorangpun yang menyukai orang yang suka mencari perhatian serta membanggakan dirinya sendiri. Jika kamu merasa sudah melakukan sesuatu yang hebat, kemungkinannya adalah orang mulai menyadarinya, mereka akan datang untuk menghormatimu bahkan lebih untuk kerendahan hatimu.

7. Berhati-hati dalam bicara. Seseorang yang rendah hati tidak harus lemah lembut - rendah hati itu bukan berarti tidak memiliki harga diri. Tetapi, orang rendah hati harus menjaga kata-kata dalam suatu percakapan dan tidak merendahkan atau mengganggu waktu berbicara dengan orang lain. Sebagai orang yang rendah hati, kamu harus mengenali setiap orang, termasuk dirimu sendiri, punya tujuan dan impian dan mereka mungkin ingin membicarakan mengenai pencapaian mereka dan pendapat mereka mengenai sesuatu.

8. Berikan penghargaan kepada orang lain. Kita adalah manusia dan siapa kita sekarang sangat berhubungan dengan pengaruh dan bimbingan dari orang lain. Tidak terhitung jumlah orang yang telah memberikanmu dukungan dan membantumu menjadi pribadi yang kamu inginkan sehingga bisa mewujudkan impian-impianmu. Tidak menjadi masalah jika anda bangga dengan pencapaianmu, tetapi harap diingat bahwa tidak ada orang yang melakukan semuanya secara keseluruhan, dan sebagai orang itu, kita semua saling membantu untuk mencapai tujuan kita.

Terakhir,
Asah terus kepekaan hatimu terhadap kondisi dan situasi di sekeliling. Karena kepekaan hati yang sempurna akan menghasilkan kerendahan hati yang paripurna. (**)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)