Sijunjung

Proyek Aspal dan Rijid di Nagari Kamang Tak Kunjung Selesai, Warga Mengeluh

Warta Andalas | Kamis, 22 Februari 2018 - 21:41:24 WIB | dibaca: 306 pembaca

WARTA ANDALAS, SIJUNJUNG – Tak kunjung selesainya proyek pekerjaan di Nagari Kamang Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat membuat warga Timpeh IV, V dan VI mengeluh dan sesalkan lambannya pengerjaan jalan tersebut.

Padaha, akses jalan dari dan ke Timpeh IV, V dan VI tersebut merupakan jalan kabupaten yang selalu dilalui warga. "Sampai kapan jalan kami ini bisa selesai," ujar sejumlah warga, tampak kesal, Kamis (22/2).

Diketahui, jalan sepanjang 25 kilometer yang dikerjakan PT. Cahaya Tunggal Abadi (PT.CTA) itu merupakan pengerjaan aspal dan rijid. Dananya pun mencapai Rp.8 miliar lebih.

Meski kontrak pekerjaannya terhitung 7 Juli hingga 31 Desember 2017, namun hingga kini tak juga kunjung tuntas, dan akhirnya Dinas PU PR Sijunjung memberikan sanksi denda pengerjaan maksimum.

"Ya, hingga kini pengerjaannya belum selesai. Akibatnya, pihak pelaksana ((PT. CTA) diberi sanksi maksimum 50 hari untuk mengerjakan proyek tersebut," kata Kepala Dinas PUPR Sijunjung, Ir. Budi Syafarman melalui Kabid Bina Marga, Syafruddin,ST, Kamis (22/2/2018) via telepon selularnya.

Sementara itu, pihak PT CTA pun tak menampik atas keterlambatan pengerjaan yang berakhir berujung denda tersebut.

"Apapun yang terjadi, akan kami selesaikan. Keterlambatan pengerjaan karena terhalang cuaca," kata Wahyu, selaku pelaksana PT CTA, via telepon selularnya.

Kalau memang ada yang rusak, sebut dia, akan kami perbaiki.

Disebutkannya, saat penawaran pengerjaan 210 hari, sementara saat proses pengerjaan menjadi 178 hari. Sehingga terpotong waktu 32 hari kalender. (sr)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)