Solok

Prihatin, Komplek Perkantoran Arosuka Seperti Pasar

Warta Andalas | Senin, 09 April 2018 - 18:56:46 WIB | dibaca: 397 pembaca

WARTA ANDALAS, AROSUKA - Komplek perkantoran pemerintahan daerah Kabupaten Solok, di Arosuka sudah seperti bak pasar. Pedagang kaki lima makin hari bertambah banyak, mulai daru yang menggunakan gerobak, asongan, pakai sepeda motor, hingga kenderaan roda empat sudah mengisi beberapa area dan disekitar halaman kantor pemerintah.

Diantaranya, halaman kantor Korpri, disini halaman kantor diisi pedagang kaki lima menggunakan kenderaan roda empat. Posisinya tepat didepan pintu masuk ke kantor Kopri. Masih ditempat yang sama disamping pedagang ini juga terdapat pedagang bakso,yang buka pukul sebelas siang. Kabarnya, kedua pedagang ini membayar restribusi, atau apalah namanya sebanyak lima belas ribu kepada pihak kopri. Selain itu, disamping kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Solok juga berjejer pedagang yang menjual aneka makanan. Mulai dan sate, mie rebus, gorengan hingga makanan kecil menggunakan roda empat.

Nosa Eka Nanda, Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Solok, via media ini menuturkan lemahnya penegakan aturan terkait tata kelola pedagang kaki lima diseputar komplek pemerintahan Arosuka. Disebabkan rasa kasihan pemerintah membiarkan masyarakat berdagang dihalaman kantor pemerintah. Apalagi jika pedagang tersebut dipungut restribusi oleh pemerintahan ataupun Kopri  Kabupaten Solok. Pada intinya siapapun boleh mencari hidup dan berusaha agar ekonomi keluarga dapat berjalan baik. Dan tidak ada larangan untuk itu asal berdagang ditempat yang semestinya dan tidak menggunakan  halaman kantor pemerintah. Persoalannya, jika pedagang tidak ditata dengan baik kedepannya menertibkannya akan semakin sulit. Sulit disebabkan oleh berbagai hal dan kepentingan.

"Bupati harus memerintahkan jajarannya untuk menertibkan pedagang dan menatanya sesuai peruntukannya" Katanya. (zfk)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)