Solok

Polres Solok Kota Gagalkan Aksi Perampokan Bank Mega

Warta Andalas | Rabu, 22 Januari 2014 - 07:25:13 WIB | dibaca: 1805 pembaca

WARTA ANDALAS, SOLOK – Jajaran Kepolisian Resort kota Solok, Sumatera Barat berhasil menggagalkan percobaan aksi perampokan dengan menggunakan senjata api (senpi) yang beraksi di Bank Mega Syariah di kawasan Pandan Air Mati, Kota Solok, (21/1) pukul 03.15 Wib dinihari,kemarin.

Namun sayang, pelaku perampokan yang diduga lebih dari satu orang itu berhasil kabur dari kejaran polisi.

Dari nformasi yang dihimpun, dalam melakukan aksinya tersebut pelaku perampokan memarkir mobil Toyota Avanza yang Nopolnya belum diketahui di depan pagar Bank Mega tersebut. Lalu, salah seorang dari pelaku masuk ke dalam pekarangan Bank dengan merusak rollingdor Bank Mega tersebut, dan langsung masuk ke dalam.

Selang beberapa menit, petugas penjaga Bank tersebut lantas memberitahu pihak berwajib. Seketika itu juga, Satreskrim yang dikomandoi langsung oleh Kasat Reskrim Polres Solok, menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Alhasil, aksi perampokan itu gagal dilakukan. Namun, dalam sekejab pelaku langsung pontang-panting melarikan diri dengan mengendarai mobil Avanza berwarna hitam tersebut.

Kapolres Solok Kota, AKBP Guntur Hindarsya melalui Kasat Reskrim Solok Kota, AKP Rona Tambunan mengatakan, jika dia sempat melakukan pengejaran. Namun, karena kecepatan mobil tersebut terlalu kencang. Akhirnya, dia dan anggota polisi lainnya kehilangan jejak.

"Kita sudah upayakan, tapi lesetan mobil pelaku terlalu kencang sehingga kita tidak bisa melepaskan tembakan," kata AKP Rona Tambunan.

Lebih lanjut dijelaskan, kebuntuan petugas untuk mengetahui wajah petugas karena tidak adanya alat pemantau atau CCTV di dalam ruangan Bank tersebut.

"Pelaku ini sudah masuk. Tapi, karena tidak ada CCTV, kita susah menggambar wajah pelaku," bebernya.

Kendati demikian, AKP Rona beserta jajaran kembali menyisir TKP untuk memastikan barang bukti yang dapat dijadikan sebagai alat pelacak.

Ternyata dugaannya tidak meleset. Di belakang Bank Mega tersebut, petugas menemukan celana, baju, dan sepatu korban yang tertinggal di dekat pagar. Di duga, karena celana dan bajunya tersangkut kawat pagar, dan keadaanya sudah terpepet, pelaku lantas membuka pakaian dan meninggalkannya.

Tak hanya itu, di dekat lokasi yang sama, petugas juga menemukan sepucuk senjata api rakitan laras pendek, dengan 5 butir peluru. Namun, di dalam celana pelaku tidak ditemukan satupun tanda pengenal.

Selain itu, juga ditemukan seutas tali, yang diduga akan digunakan pelaku untuk mengikat korban yang menghadang.

"Di duga, mereka sudah merencanakan aksi tersebut, sehingga peralatan yang mereka bawa sudah cukup lengkap. Untuk sementara, kita amankan barang bukti ini dan terus melacak keberadaan pelaku," katanya. (Mempe)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)