Solok

Polres Solok Kota Amankan Pelaku Penipuan dengan Modus Hypnotis

Warta Andalas | Minggu, 31 Desember 2017 - 07:26:35 WIB | dibaca: 655 pembaca

WARTA ANDALAS, SOLOK -  Polres Solok Kota berhasil menangkap pelaku penipuan dengan modus Hipnotis (Gendam), Sabtu (30/12) sekira pukul 16.30 WIB. Pengungkapan oleh Sat Reskrim Polres Solok Kota tersebut diawali dari adanya laporan masyarakat pada pihak kepolisian  dengan nomor: LP/282/B/XII/2017 – SPKT.Res Solok Kota, Tanggal 30 Desember 2017.

Menurut Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan didampingi Kasat Reskrim AKP. Zamri Elfino, S.ik, peristiwa penipuan dengan Hypnotis yang terjadi  di Dekat Musholla Istiqomah Jemter Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok itu, dilaporkan oleh korban didampingi sejumlah saksi, diantaranya Riga Kurniadi (16), Irfan (19), Rezki (17), Jojon (17), Ridho (14), Elvi Rahmi (33) dan Julham Santoso (35)

Diungkapkannya, peristiwa itu berawal ketika pelaku  bertemu dengan  korban di Jemter dekat Mushola Istiqhomah dan ditawarkan rokok oleh pelaku.

“Kemudian korban mengambil rokok pelaku dan membakar dan menghisap rokok pelaku, kemudian pelaku meminta tolong kepada korban pelapor untuk dicarikan kost-kosan, dan mengajak korban naik ke atas mobil pelaku. Kemudian terlapor menyuruh carikan teman-temannya yang lain untuk membantu mencarikan tempat kos tersebut,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Kapolres, berangkatlah korban dan empat orang rekannya untuk mencarikan kos dengan memakai mobil milik pelaku, jenis  Suzuki karimun warna silver, dimana nomor polisinya tidak sempat terperhatikan oleh pelapor.

“Sebelum menurunkan korban dan 4 lainnya di depan Rumah Sakit Umum Solok, pelaku menyuruh pelapor dan 4 orang rekan lainnya untuk meninggalkan barang bawaannya di mobil. Dan saat itu, pelapor tidak ada membawa apapun. Sedangkan 4 rekan lainnya yaitu:

1. Rido : Samsung ace 3

2. Irfan :  Asus Zenfone go dan samsung lipat

3. Rizki : uang Rp 300.000,-

4. Jojon : Nokia x dan uang tunai Rp 30.000,-

Pada saat meninggalkan barang bawaannya, korban mengaku merasa tidak sadar, dan baru sadar saat terlapor sudah pergi. Atas kejadian tersebut, pelapor dan korban merasa dirugikan dan melaporkan kejadian ini ke Polres Solok Kota untuk ditindak lanjuti.

Setelah petugas  SPKT Polres Solok Kota mendapatkan laporan dari Korban,  Kapolres Solok Kota memerintahkan untuk segera dilakukan penyelidikan.

“Hasil Lidik Opsnal Polres Solok kota dibawah pimpinan Ipda Fika,  mendapatkan informasi bahwa keberadaan pelaku di depan pasar Indarung Kecamatan Lubuk Kilangan. Kemudian Wakapolres Solok Kota, Kompol Sumintak meminta bantuan pada Polsek Luki untuk melakukan razia kendaraan,” paparnya.

Dari giat razia itu, imbuh Kapolres, pelaku dapat diamankan oleh Polsek Luki, kemudian Ipda Fika langsung menjemput pelaku dan BB untuk proses lebih lanjut .

Lebih jauh diungkapkan bahwa sebelumnya, pada hari Selasa tanggal 14 November 2017, pelaku juga menghipnotis korban Refdial (18) warga Koto Baru Solok.

Modusnya, korban dan 6 orang tamannya dinaikan ke mobil Kijang Inova milik pelaku di SMA 1 Kubung, dan diturunkan di RSUD Padang Panjang.  HP dan dompet korban diambil pelaku, kemudian korban dengan temannya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Padang Panjang.   (Humas Polres Solok Kota)

 





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)