Sawahlunto

Polres Sawahlunto Bekuk Pelaku Pencetak dan Pengedar Uang Palsu

Warta Andalas | Kamis, 12 September 2019 - 20:08:41 WIB | dibaca: 10488 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Jajaran Sat Reskrim Polres Sawahlunto menangkap 2 dari 5 orang terduga pelaku pencetak dan pengedar uang palsu (Upal) berinisial “DV” dan “SAH”.

Hal itu disampaikan Wakapolres Sawahlunto, Kompol Jerry Syahrim, saat dalam gelaran Jumpa Pers di ruang Rupatama mapolres setempat, Kamis (12/9) siang.

Menurut Wakapolres, DV dan SAH ditangkap di Lapangan Segitiga  Kelurahan Saringan Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto, pada 5 September 2019 yang lalu. Sementara, 3 orang pelaku lainnya masih diburu.

"Dari pengakuan pelaku SAH, uang tersebut dicetak menggunakan printer  sehari sebelum ia ditangkap. Saat dilakukan penggeledahan, dari keduanya ditemukan uang palsu berjumlah Rp3,2 juta dengan rincian, pecahan Rp100 ribu sebanyak 28 lembar dan pecahan Rp50 ribu sebanyak 8 lembar," ungkapnya.

Atas perbuatannya, keduanya dijerat dengan pasal 36 ayat 1, 2 dan 3 Undang-undang Republik Indonesia nomor 7 tahun 2011, tentang mata uang, dan terancam 10 tahun penjara serta denda Rp10 Milyar.

“Dan untuk mengedarkan, ancamannya 15 tahun penjara dan denda Rp50 milyar,” sebutnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Sawahlunto, AKP. Julkipli Ritonga menambahkan, aksi mereka terungkap setelah mereka membelanjakan uang palsu tersebut sebanyak 3 kali berturut-turut di warung yang sama dalam kurun waktu sehari dengan waktu yang berbeda.

"Dalam aksi pertamanya, SAH belanja minuman kemasan seharga Rp6 ribu menggunakan uang palsu pecahan Rp100 ribu. Selanjutnya pada aksi kedua di warung yang sama, pelaku belanja lagi dengan menggunakan uang pecahan Rp100 ribu," paparnya.

Akan tetapi pada aksi ke tiganya, lanjut Kasat Reskrim, saat pelaku membeli rokok dengan uang pecahan 100 ribu, korban tak punya uang kembalian dan kemudian menukarkan ke warung sebelah.

“Ini awal terbongkarnya kasus uang palsu itu. Karena ternyata pemilik warung sebelah merasa curiga dengan uang tersebut. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi, dengan mengungkapkan ciri-ciri pelaku. Atas dasar itu, petugas dapat melacak dan menangkap pelaku,” pungkasnya.

Selain mengungkap kasus uang palsu, dalam kesempatan tersebut juga diungkapkan terkait penangkapan pelaku Curanmor berupa sepeda motor dan kendaraan Pick-up jenis L300, dimana sebelumnya kawanan pelaku lainnya sudah ditangkap dan telah dijatuhi vonis di pengadilan. (ap)

Ini link videonya:

 https://www.youtube.com/watch?v=nlo4kW_TmdI&t=189s





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)