Dharmasraya

Polres Dharmasraya Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Bayi Berumur 2 Tahun

Warta Andalas | Selasa, 30 Januari 2018 - 19:11:31 WIB | dibaca: 267 pembaca

WARTA ANDALAS, DHARMASRAYA – Tim gabungan dari Polres Dharmasraya dan Kejari setempat menggelar rekonstruksi tentang  kasus pembunuhan Rahmat, bayi yang baru berumur dua tahun, Senin (29/01).

Sebelumnya, Rahmad harus menghembuskan nafas terakhirnya akibat ditembak oleh tetangga barunya bernama Tauco alias Ucok (40) yang tinggal di Jorong Payo Malintang Nagari Abai Siat Kecamatan Koto Besar, kabupaten Dharmasraya.

Dalam kegiatan rekontruksi ini, dihadiri Kapolsek Sungai Rumbai Kompol Eriyanto dan Kasat Reskim AKP Ardi Nasution, Kasie  Pidum Kejaksaaan Negeri Dharmasraya Weri ,SH dan di dampingi panesehat hukum Martalena SH.

Rencananya, rekontruksi pembunuhan tersebut akan dilakukan di tempat kejadian perkara, tetapi karena menjaga keamanan dan sitiuasi maka rekontruksi ini dialihkan halaman belakang Polsek Sungai Rumbai.Dalam rekutruksi ini, ada 21 adegan yang diperagaankan.

Menurut pengakuan pelaku Ucok, ia melakukan perbuatan tersebut karena sakit hati terhadap orangtua korban

“Sebenarnya saya sakit hati sama orang tua korban karena selama saya di sini tidak ada di berikan pekerjaan. Bagaimana saya mau makan dan membeli rokok. Dan saya sudah berapa hari tinggal di rumah orang tua korban,” ujarnya.

Pada waktu itu, lanjut Ucok, pada akhir bulan Desember 2017 saya masih menanyakan perkerjaan tersebut, tetapi tidak ada jawaban dari orang tua korban.

“Kemudian saya pulang ke rumah dan keesokan harinya pada Sabtu tanggal 30 Desember 2017 pergi ke rumah orangtua korban kembali dan mencari bapak korban, tetapi yang ditemukan  istri korban bersama anaknya yang duduk dekat pintu dapur,” ungkapnya.

Sebelum saya meletuskan senjata ke anak korban, lanjut Ucok,  saya mintak rokok. Setelah saya mintak rokok, emosi saya memuncak dan saya menodongkan senjata api rakitan ini kearah anak korban.

“Tanpa piker panjang, kemudian meletus dan kena di bagian kepala. Melihat situasi tersebut, saya lansung kabur meninggalkan tempat kejadian,” kata Ucok.

Sementara itu, Kapolres Dharmasraya AKBP. Rudy Yulianto menyatakan, tujuan rekontruksi ini untuk melengkapi berkas berita acara perkara untuk disidangkan nantiknya.

“Maka dari itu, rekontruksi ini didanpingi oleh Kasi pidum Kejaksaan Negeri dan penasehat hukum,” sebutnya.  

Untuk pelaku sendiri, imbuh Kapolres, diancam dengan pasal pembunuhan berencana, sesuai KUHAP 340 dengan ancaman maksimal hukuman mati.

“Kami menghimbau agar seluruh masyarakat menyerahkan senjata jenis gobok kepada kepolisian terdekat, sebelum dilakukan penindakan,” pintanya. (tim)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)