Solok

Pertarungan Politik Sudah Dimulai, Kedua Petinggi Ini Jaga Jarak

Warta Andalas | Kamis, 23 November 2017 - 15:03:09 WIB | dibaca: 129 pembaca

WARTA-ANDALAS. SOLOK. Walaupun pemilihan kepala daerah masih jauh, sepertinya panasnya pra pertarungan politik di Kota Solok sudah terasa. Hubungan dua petinggi daerah di Kota Solok, Wakil Walikota Solok, Reiner, ST, MM, Dt. Intan Batuah, dengan Ketua DPRD Kota Solok, Yutriscan, SE, sudah menunjukan tanda-tanda kearah tersebut. Dimana hubungan kedua petinggi daerah ini sudah sangat terasa dingin.

Untuk diketahui, saat ini Wawako Reiner, ST, MM, Dt. Intan Batuah adalah ketua Partai PKPI, partai yang awalnya digagalkan oleh KPU RI kemudian diloloskan oleh Bawaslu RI, setelah gugatan yang dilayangkan oleh ketiga partai ini, diwakili oleh Pengacara/ahli tata negara Profesor Yusril Ihza Mahendra, SH, MH, melalui Bawaslu RI, akhirnya ketiga partai politik ini diloloskan oleh Bawaslu RI, salah satunya PKPI. Sedangkan Yutriscan, SE, merupakan Ketua Partai Golkar Kota Solok periode 2015 - 2020, dan kedua sama-sama punya keinginan untuk ikut Pilkada kota Solok pada tahun 2021 nantinya.

Artinya, kedua sudah mulai pasang aksi dengan membangun pencitraan ditengah-tengah masyarakat. Akibatnya akan muncul sebuah panggung politik bebas yang akan ditonton dan didengar oleh masyarakat. Resiko terbesarnya adalah munculnya preseden buruk dikalangan bawah, sehingga muncul isu-isu yang bakal jadi Ota lapau dan besar kemungkinan  Ota lapau tersebut akan dibumbui dengan hal yang tidak baik. Bahkan kedua seolah saling menjaga jarak dan enggan untuk berkomunikasi.

H. Rusli Khatib Sulaiman, Ketua LKAAM Kota Solok dihubungi wartaandalas.com membenarkan telah terjadi perang dingin antara Reiner dengan Yutriscan. Dan isu ini sudah berkembang ditengah masyarakat sehingga muncul bermacam bumbu yang dikhawatirkan bakal merusak hubungan pemerintahan secara politik serta menimbulkan gaduh.

H. Rusli menuturkan telah memanggil keduanya dan meminta keduanya untuk meredam kondisi tersebut agar tidak berkembang kearah yang negatif. "Jangan biarkan isu ini menimbulkan situasi yang tidak baik dan mempengaruhi kehidupan masyarakat secara luas. Reiner dan Yutriscan harus mampu berikan contoh positif kepada masyarakat bagaimana cara berpolitik yang baik tanpa merusak persaudaraan" Tekan H. Rusli. (zfk)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)