Purbalingga

Peringati Hari TB Sedunia, Dinkes Kampanyekan TOSS TB

Warta Andalas | Minggu, 24 Maret 2019 - 07:24:14 WIB | dibaca: 172 pembaca

WARTA ANDALAS, PURBALINGGA - Dalam rangka memperingati hari Tuberkulosis (TB), Dinas Kesehatan (Dinkes) Purbalingga mengkampanyekan TOSS TB  (Temukan Penbderita, Obati Sampai Sembuh). Kegiatan dilakukan dengan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat. Penjaringan terhadap suspek TB di tempat-tempat khusus. Memasang spanduk TB di setiap puskesmas serta memasyarkatkan TOSS TB.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) pada Dinkes Purbalingga, Aji Sumbodo saat dihubungi lewat Whatsapp, Jum’at (22/3). Aji mengatakan di Purbalingga sampai Tahun 2018 ditemukan 1.140 kasus TB dengan rincian BTA positif sebanyak 646 kasus, BTA Negatif sebanyak 300 kasus, Extra Paru sebanyak 91 kasus, anak-anak sebanyak 26 kasus dan katagori 2 sebanyak 77 kasus.

“ Peringatan Hari TB akan dilaksanakan pada tanggal 24 Maret sebagai hari TB Sedunia, dengan tema saatnya Indonesia Bebas TBC mulai dari saya. TB bisa disembuhkan dengan berobat secara tekun teratur dan tuntas,” katanya.

Aji menambahkan apabila masyarakat menemukan saudara atau tetangga dilingkungannya  dengan gejala batuk-batuk lebih dari dua minggu mohon segera dibawa periksa di fasilitas pelayanan kesehatan. Seperti di Poli Klinik Desa (PKD), Puskesmas dan klinik kesehatan lainnya. Penderita TB harus rutin dalam mengkonsumsi obat.

“ Untuk TB reguler harus minum obat setiap hari selama 2 bulan dan selanjutnya 1 minggu 3 kali yakni pada Senin, Rabu dan Jum’at selama 4 bulan. Untuk TBC kebal obat harus disuntik setiap hari di Puskesmas selama 8 bulan dan minum obat selama 24 bulan. Obat TB gratis,” katanya.

Ada beberapa kegiatan yang telah dilakukan oleh Dinkes dalam mengkampanyekan TOSS TB antaralain penjaringan atau pemeriksaan TB di Rutan Purbalingga. Penyuluhan TB pada porgram layanan penyakit kronis (Prolanis) di Kecamatan Kalimanah. Sosialisasi dan pemeriksaan di pondok pesantren Serayu Larangan.

“Kemudian juga melakukan edukasi TB Paru di Pondok Pesantren Nurul Barokah Desa Beji Kecamatan Bojongsari,” katanya. (PI-2) 





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)