Padangpanjang

Peran Serta Masyarakat Menentukan Tindakan Preventif Dari Bahaya Bencana Alam

Warta Andalas | Kamis, 30 Januari 2014 - 16:45:23 WIB | dibaca: 1271 pembaca

WARTA ANDALAS PADANGPANJANG - Rentannya ancamanan bahaya bencana alam melanda sebagian besar wilayah di Kota Padangpanjang, menjadikan masyarakat setempat untuk bisa melakukan tindakan preventif dari bahaya bencana alam itu sendiri.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Padangpanjang Bustami Narda mengatakan, peran serta masyarakat sangat menentukan tindakan preventif dari bahaya bencana alam.

"Kalau masyarakat tidak peduli, maka ancaman atau bahaya bencana alam itu akan dirasakan masyarakat itu sendiri," kata Bustami Narda.

Bahaya dari bencana alam dapat dilakukan tindakan preventif sedini mungkin dengan ikut berpartisipasi mengurangi resiko bahaya bencana alam itu.

"Seperti contoh bencana banjir yang melanda kota ini Jumat lalu. Rata-rata ini akibat dari kesalahan manusia itu sendiri yang tidak menjaga lingkungan dengan membuang sampah dan penebangan pohon sembarangan," katanya.

Dikatatakannya, sudah saatnya masyarakat Padangpanjang merubah paradigma kepada pelestarian lingkungan jika ingin terhindar dari resiko bencana alam.

"Marilah kita bersama-sama menjaga lingkungan, agar peristiwa yang sama tidak terjadi lagi, sehingga Padanpanjang ini bebas dari bahaya banjir dan tanah longsor," katanya.

Bustami juga meminta kepada masyarakat agar bisa melaporkan jika ada indikasi bencana alam seperti longsor dan banjir terjadi di Padangpanjang kepada pemko.

"Kami berharap masyarakat bisa memberikan laporan kepada BPBD sebagai tindakan preventif, jika ada indikasi bencana alam seperti longsor dan banjir terjadi di tempat tinggal kita masing-masing," katanya.

Sebelumnya bencana banjir melanda beberapa rumah warga di kawasan Kelurahan Balai-Balai, akibat tingginya intensitas hujan sepanjang Jumat (24/1) siang.

"Ada sekitar 16 kepala keluarga atau 80 jiwa menghuni di kawasan yang terendam banjir tersebut. Saat ini mereka sudah dievakuasi ke tempat yang aman," katanya.

Air yang mengenangi setinggi betis orang dewasa itu juga merendam perabot rumah milik masyarakat di kawasan rumah petak milik salah seorang warga Padang Panjang itu.

Tidak hanya di Kelurahan Balai-Balai, banjir juga terjadi di kawasan Kacang Kayu, kecamatan Padangpanjang Timur, sebagian areal pertanian masyarakat direndam banjir.

Derasnya air yang mengalir dari Nagari Paninjauan tersebut juga merendam satu unit bus Famili Raya jurusan Bukiitnggi - Jambi di ruas jalan Kawasan Kacang kayu tersebut. Akibatnya mobil yang berpenumpang puluahn orang itu mogok di tengah jalan.

Air mengenangi ruas jalan di daerah perbatasan Kota Padangpanjang dan Tanhdatar itu setinggi dada orang dewasa, mengingat ada jalan yang posisinya dikerendahan. (Bento)

 





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)