Solok

Penerimaan CPNS Dibuka Tahun Ini, Pelamar Bakal Membludak

Warta Andalas | Senin, 08 Januari 2018 - 13:26:54 WIB | dibaca: 349 pembaca

WARTA ANDALAS, SOLOK - Pemerintah bakal membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ditingkat pemerintahan daerah, setelah sebelumnya dibuka penerimaan CPNS ditingkat Kementerian dan lembaga pada tahun 2017 lalu. Bakal diterimanya ASN baru dilingkungan pemerintah daerah merupakan kabar gembira bagi anak muda yang kangen jadi abdi negara. Apalagi pada tahun 2018 ini pemerintah sedang menggodok sistem penggajian ASN yang sebelumnya berbeda setiap daerah, sehingga terjadi perbedaan persepsi disetiap daerah dimana besarannya yang cukup jauh berbeda tergantung dengan Pendapatan Asli Daerah masing-masing. 

Untuk contoh, DKI Jakarta gaji pokok terendah ASN disana 4,5 juta plus tunjangan kemahalan dan tunjangan lainnya, sehingga kondisi ini dianggap pemborosan oleh pemerintah pusat dan Kemenkeu perlu merevisi kembali besaran gaji pokok AKAN secara nasional. Artinya, kesejahteraan setiap ASN mulai dari kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah baik meningkat dan makin menggiurkan bagi siapa saja untuk terus berupaya menjadi seorang abdi negara.

Dilema, saking besarnya minat untuk menjadi ASN dikalangan generasi muda dan lulusan universitas, disetiap pemerintah daerah saat ini banyak terdapat ASN sukarela atau relawan yang mau bekerja di pemerintahan tanpa digaji asalkan bisa bekerja dipemerintahan dengan harapan suatu saat bisa diterima menjadi ASN dilingkungan pemerintah daerah setempat. Padahal bekerja sebagai sukarelawan merupakan sebuah beban walaupun diluarnya terlihat gembira dan tertawa, apalagi jika masuk tanggal baru dimana setiap ASN menerima gaji dan tunjangan.

"Itulah dilemanya dimana disatu sisi pemerintah daerah tidak bisa menggaji mereka, sementara lamaran untuk diterima sebagai pegawai honor yang masuk kepemerintahan membludak. Akibatnya Pemda kesulitan mengadopsi kebutuhan masyakat tersebut. Disisi lainnya lapangan pekerjaan pada masing-masing daerah terbatas seperti Kabupaten Solok ini" Ujar Adityawarman, Kepala BKPSDM Kabupaten Solok.

Dengan dibukanya lowongan ASN baru pada tahun 2018 ini, Kata Adityawarman, sedikit membantu pemerintah didaerah dalam mengurangi angka ketergantungan generasi muda untuk menjadi ASN. Tapi jumlah yang diterima tentu tidak banyak, dan yang diterima harus sesuai dengan klasifikasi serta ketentuan yang disyaratkan oleh BKN/BKPSDM setempat. Sedangkan lulusan Strata I di universitas setiap tahunya cukup melimpah belum lagi lulusan Strata II. "Jika semuanya mengharapkan untuk menjadi ASN tentu pemerintah akan kesulitan. Karenanya diharapkan setiap lulusan mampu menjadi sarjana mandiri dan berdikari, dengan membuka lapangan kerja sendiri tanpa harus malu dengan status Sarjananya.

Ditempat lain, kepala Dinas BKPSDM Kota Solok Natsirudin membenarkan bakal dibukanya lowongan ASN baru pada tahun 2018 ini. Tapi bagaimana formasinya serta spesifikasinya tergantung kebutuhan daerah. Pada saat ini pemerintah daerah masih menunggu arahan dan petunjuk dari pemerintah pusat dalam hal ini BKN RI. pemerintah Kota Solok hanya mengusulkan keputusannya ada ditangan BKN RI, karena tidak semua usulan tersebut diakomodir oleh BKN RI dan juga tergantung ketersediaan anggaran APBN/APBD. 

Diperkirakan, peminat untuk menjadi ASN/CPNS ini bakal membludak berhubung penerimaan CPNS ini sudah lama dimeratorium.(zfk)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)