Dharmasraya

Penemuan Mayat Pria di Kebun Sawit Gegegrkan Warga Dharmasraya

Warta Andalas | Selasa, 25 Juni 2019 - 08:45:21 WIB | dibaca: 10154 pembaca

WARTA ANDALAS, DHARMASRAYA -  Masyarakat Jorong Batu Kangkung Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat digegerkan atas penemuan sosok mayat separo baya di pondok area perkebunan sawit milik warga daerah setempat.

Penemuan mayat yang menggegerkan itu terjadi pada Senin (24/6/2019). Korban diduga meninggal dunia akibat sakit.

Kapolres Dharmasraya, AKBP Haji Imran Amir, S.IK,MH, melalui Kapolsek Sungai Rumbai, Kompol Eriyanto didampingi Kanit Reskim Polsek Sungai Rumbai, Ipda Rusmasdi, saat ditemui kontributor Jurnal Sumbar, Eko, pada Senin (24/6/2019)membenarkannya.

"Memang benar sekali kami dapat laporan dari masyarakat adanya penemuan mayat di pondok area perkebunan sawit milik warga di daerah Jorong Batu Kangkung Nagari Alahan Nan Tigo Kecamatan Asam Jujuhan Kabupaten Dharmasraya," jelas kapolres seperti disampaikan kapolsek.

"Mendapat informasi dari masyarakat tersebut, kami bersama anggota menuju ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) untuk melakukan penyelidikan dan pemeriksaan dan minta keterangan saksi serta olah TKP," papar kapolsek.

Disebutkan kapolres, bahwa mayat yang ditemukan di pondok perkebunan sawit tersebut bernama Ahmad, 41 tahun. "Pada saat itu, salah seorang warga (saksi) yang juga pemilik kebun sawit  mengatakan, ketika itu ia mendatangi korban untuk menanyakan keadaan kesehatannya dikarenakan pada Kamis (6 Juni 2019'red) yang lalu, korban mengaku menderita sakit demam serta batuk. Nah, kemudian pada Sabtu ( 22 Juni 2019-red) sekira pukul 09.00 WIB, warga tersebut dengan maksud memberikan nasi bungkus dan melihat kondisi kesehatan korban pada saat saat itu kondisi memang mengalami sakit demam dan batuk,"terang kapolsek memaparkan kronologisnya.

Pada Senin (24 Juni 2019-red) sekitar jam 08.00 WIB saksi tersebut melihat korban di pondok kebun sawit, mendapati korban sudah terbujur kaku dan sudah tidak bernyawa lagi.

"Kemudian saksi tersebut  memberitahukan kepada warga sekitar. Lalu kami bersama anggota Polsek Sungai Rumbai dan bersama warga sekitar melakukan evakuasi terhadap korban untuk di bawah ke puskesmas terdekat," tambah kapolsek.

"Dengan kejadian tersebut selaku pemilik kebun telah membuat surat pernyataan bahwasannya tidak bersedia atas Jenazah untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah dan bersedia bertanggung jawab atas jenazah tersebut dikarenakan korban meninggal dunia wajar dikarenakan sakit yang dideritanya,"ucap Kapolsek Sungai Rumbai Kompol Eriyanto. (eX/sap)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)