Purbalingga

Pemkab Inginkan Pelajar Dites Urine Narkoba

Warta Andalas | Kamis, 15 Agustus 2019 - 09:29:16 WIB | dibaca: 10104 pembaca

WARTA ANDALAS, PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga meminta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Purbalingga mengadakan tes urine untuk pelajar yang ada di Purbalingga. Hal tersebut disampaikan Agus Winarno, Asisten Ekonomi Pembangunan saat mewakili Bupati Purbalingga melakukan sambutan pada acara rapat koordinasi (Rakor) pencegahan dan pemberantasan narkoba yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus DPC Granat (Gerakan Nasional Anti Narkotika), Rabu (14/8/2019) di Graha Adiguna Operation Room komplek Pendapa Dipokusumo Purbalingga. Acara tersebut merupakan prakarsa dari BNNK Purbalingga yang juga dihadiri pelaku pendidikan.

Agus mengatakan, sasaran peredaran narkoba saat ini mengarah pada generasi muda dan generasi muda terpusat pada sekolah-sekolah sehingga perlu dilakukan assessment kepada para pelajar agar penyalahgunaan narkoba bisa terdeteksi lebih dini. Menurutnya, tes urine berfungsi untuk memotong mata rantai peredaran narkoba di kalangan anak muda dan itu merupakan pelibatan unsur pendidikan.

“Kami minta ini kepada BNNK Purbalingga agar pelajar-pelajar di Purbalingga dites urine sehingga peredaran narkoba pada generasi muda bisa diminimalisir,” kata Agus.

Agus menambahkan, Pemkab terus mengajak stake holder yang ada untuk bersama-sama memerangi narkoba khususnya yang ada di Kabupaten Purbalingga. Sinergitas dalam pemberantasan narkoba pada lintas instansi akan terus dilakukan agar Purbalingga terus mempertahankan bahkan meningkatkan prestasinya sebagai Kabupaten dengan peringkat 22 nasional untuk daerah tanggap bahaya narkoba.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada lintas sektor yang telah ikut berkontribusi dalam pemberantasan narkoba sehingga Purbalingga berada pada peringkat 22 sebagai daerah tanggap bahaya narkoba. Prestasi membanggakan ini harus terus dipertahankan dengan terus bersinergi antar instansi,” imbuhnya.

Dalam upayanya memberantas narkoba, Agus menyebutkan di lingkungan Pemkab Purbalingga sudah ada delapan Puskesmas sebagai pilot project tempat rehabilitasi rawat jalan pecandu narkoba yang diantaranya adalah Puskesmas Bobotsari, Puskesmas Kalimanah, Puskesmas Rembang, Puskesmas Karangreja, Puskesmas Karangmoncol, Puskesmas Kejobong, Puskesmas Kemangkon dan Puskesmas Bukateja.

“Jadi dari 22 Puskesmas yang ada di Purbalingga, ada 8 Puskesmas yang menjadi pilot project. Tak lupa pula dari pihak swasta yang berperan dalam pemberantasan narkoba di Purbalingga yaitu panti rehabilitasi anti narkoba An-Nur di Desa Bubgkanel Karanganyar dan panti rehabilitasi nurul islami Desa Karangsari Kalimanah,” pungkasnya. (KP-4).





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)