Agam

Pemda Agam, Memberikan Dukungan Sepenuhnya Kepada Yayasan Amai Setia

Warta Andalas | Selasa, 13 Februari 2018 - 17:02:03 WIB | dibaca: 100 pembaca

WARTA ANDALAS, AGAM - Sekda Drs. H. Martias Wanto Dt Maruhun saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Kerajinan Amai Setia ke-107 mengatakan Pemerintah, khususnya Kabupaten Agam, memberikan dukungan sepenuhnya kepada Yayasan Amai Setia, karena Kerajinan Amai Setia merupakan yayasan tertua di daerah itu, minggu (11/2) 

Yayasan Kerajinan Amai Setia, Koto Gadang, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, merupakan yayasan tertua di Minangkabau. Bahkan, sampai saat ini kerajinan Amai Setia berkembang pesat di tengah masyarakat.

Dengan demikian, Agam menumpangkan harapan keberlanjutan Yayasan Amai Setia itu. Karena, ketika dicoba menelusuri, yayasan tersebut dibentuk wartawati pertama dari Minangkabau, yaitu Rohana Kudus, tahun 1911, dan di yayasan itu lah diadakan pelatihan menulis, bordir, kerajinan perak, dan lainnya, yang terutama diarahkan kepada kaum wanita.

"Bahkan, pada saat itu, pergerakan wanita sangat terbatas, karena daerah kita masih daerah penjajahan. Sehingga, sampai saat ini Kerajinan Amai Setia berkembang pesat, dan sangat terkenal," ujarnya.

"Dengan usia 107 tahun ini, diharapkan proses dari memberikan keterampilan, pelatihan, dan pendidikan di Yayasan Amai Setia ini tetap terus berkembang" harap Martias Wanto.

Selain itu, Pemkab Agam bakal membantu memasarkan produknya melalui Disperindag Kop UKM, serta ivent kepariwisataan, dan lainnya, agar disebarluaskan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya pula.

Ketua Dekranasda Wartawati Nasrul Abit yang mewakili Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat menyebutkan, Yayasan Amai Setia mungkin yang pertama diwujudkan di Sumatera Barat, di mana pencetusnya memiliki ide yang mengakomodir kerajinan di Sumbar, bahkan para pendirinya berasal dari koto Gadang Kabupaten Agam.

"Kami mengapresiasi Pemkab Agam, yang sudah bersama-sama membesarkan kerajinan yang ada di Agam, khususnya Amai Setia, yang di prakarsai salah seorang perempuan, juga wartawati pertama di negeri ini, yaitu Rohana Kudus," ujarnya.

Dengan usia yang sudah mencapai 107 tahun ini, telah berbagai macam kendala yang di rasakan oleh Yayasan Amai Setia selama Proses Perjalanya. Tetapi dengan sabar dan berusaha untuk mengembangkan sulaman ini, bahkan sampai sekarang yayasan ini tetap saja eksis.(khw)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)