Solok

Pelanggaran Didominasi SIM Dan STNK, Satu Meninggal Akibat Laka Lantas

Warta Andalas | Rabu, 14 November 2018 - 16:18:56 WIB | dibaca: 295 pembaca

 

WARTA ANDALAS, SOLOK - Operasi zebra yang digelar secara nasional, mulai dari tanggal 3 Oktober - 11 Nofember 2018, kecuali di Lombok, Palu, Donggala, dan Sigi telah usai. Berbagai pelanggaran ditemukan, dimana pelanggaran terbesar berada pada kenderaan roda dua. Pada umumnya didominasi pelanggaran pengendara yang tidak mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kenderaan (STNK), dan kenderaan Bodong sebanyak 138 unit. 

AKBP Doni Setiawan, SIK, MM, Dt. Panduko Nan Basa, Kapolres Solok Kota, via Kasat Lantas Iptu Sugeng Riadi, menyebutkan kesadaran masyarakat dalam mengendarai kenderaan, baik roda dua maupun roda empat, masih tergolong rendah. Saat razia banyak ditemukan pengendara tidak memiliki kelengkapan surat-surat kenderaan. Seperti SIM, STNK, bahkan tidak jarang ditemukan kenderaan tanpa surat-surat sama sekali alias bodong. Padahal, Kata Sugeng, kelengkapan surat-surat kenderaan untuk kepentingan dan keselamatan pengendara. Diantaranya, jika terjadi kecelakaan atau kejadian lainnya dimana bisa berakibat fatal. Selain itu klaim asuransi juga sulit diperoleh karena tersangkut kepemilikan kenderaan.

Untuk Kota Solok, selama operasi Zebra, Polres Solok Kota berhasil menindak dan menilang pelanggaran sebanyak 722 kasus, dan teguran sebabanyak 17 kali.sedangkan jumlah kenderaan yang ditindak, diantaranya sepeda motor 584 unit, mobil penumpang 122 unit, mobil bus 1 unit, dan mobil barang 51 unit. 

Sementara, ditemukan kejadian Laka Lantas

1 kejadian, dengan korban meninggal dunia 2 orang, luka ringan 1 orang, dan Rumat Rp. 1.000.000,-. Untuk luka berat akibat laka lantas tersebut nihil.(Zulfikar)


 





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)