Sawahlunto

Peduli Masyarakat, Koramil 04/MKB Bagikan Masker Pada Masyarakat

Warta Andalas | Sabtu, 14 September 2019 - 17:24:29 WIB | dibaca: 221 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Menyikapi kian memburuknya kualitas udara yang timbul akibat kabut asap belakangan ini, Koramil 04/MKB dibawah komando Kapten Inf. Suryanto, membagi-bagikan masker untuk para pengendara yang melewati jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di depan Markas Koramil.

Pada pembagian masker yang dilaksanakan pada Sabtu (14/9) itu, Koramil 04/MKB membagikan sebanyak 500 Pcs masker yang dibantu oleh para Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5.

Selain untuk para pengendara sepeda motor, pembagian masker yang dilakukan sejak pukul 06.30 hingga 08.00 wib itu, juga diberikan pada warga pejalan kakiyang melintasi jalan tersebut.

Menurut Danramil 04/MKB, Kapten Inf. Suryanto, pembagian masker secara Cuma-Cuma itu sebagai bentuk kepedulian Koramil 04/MKB pada kesehatan masyarakat, terkait kian memburuknya kualitas udara akhir-akhir ini.

“Intinya, pembagian masker ini bertujuan untuk mengantisipasi kesehatan masyarakat akibat dampak dari kabut asap yang bias mengakibatkan Infeksi Saluran Pernafasan Akut atau ISPA, serta susah bernafas,” ujarnya.

Dalam pembagian ini, ujar Danramil, kita tidak memilih-milih siapa dan darimana asal orangnya, tetapi kita berikan pada setiap yang lewat, hingga habis persediaan yang ada.

"Saat ini, kualitas udara kian memburuk. Untuk itu, masyarakat harus tahu bahwa partikel debunya sudah masuk taraf berbahaya dan berada di ambang batas," imbuhnya.

Melalui media ini, Danramil juga berpesan buntuk masyarakat agar dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan. Apabila terpaksa, masyarakat diminta memakai masker agar kabut asap itu tidak merusak kesehatan.

Sementara itu, dari sejumlah sumber yang dirilis media ini, kualitas udara di Sumbar terpantau dari meningkatnya partikel debu PM 10. Semula, PM 10 itu terpantau 25-20 mg/m3. Namun, dalam pemeriksaan pada 12 September 2019, meningkat tajam menjadi 96. Sementara, untuk daerah-daerah perbatasan seperti Solok, Dharmasraya, Sijunjung dan lainnya, partikel debu tersebut malahan lebih besar dari 96. (ap)

 





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)