Purbalingga

Pedagang Pasar Kutabawa Minta Pemdes Ambil Alih Pengelolaan Pasar

Warta Andalas | Rabu, 24 April 2019 - 09:58:22 WIB | dibaca: 73 pembaca

WARTA ANDALAS, PURBALINGGA – Para pedagang Pasar Kutabawa meminta Pemerintah Desa (Pemdes) Kutabawa untuk mengambil alih pengelolaan Pasar Kutabawa yang sebelumnya dikelola oleh Paguyuban Pasar Kutabawa melalui pertemuan antara Pemerintah Desa dan beberapa pedagang pasar. Hal ini dikarenakan pengelolaan pasar yang sebelumnya dikelola oleh pihak ketiga kurang berjalan baik.

Kepala Desa Kutabawa, Budiyono mengatakan banyaknya fasilitas yang tidak terawat dan penerangan yang kurang di Pasar Kutabawa menyebabkan pedagang pasar merasa resah. Selain itu tidak adanya fasilitas mushola dan kurangnya penerangan pada kamar mandi pun menyebabkan banyak pedagang yang gelisah karena kurangnya keamanan di pasar tersebut.

“Fasilitasnya kan ini gak ada lampu satu pun, kemudian lampu kamar mandi juga gak hidup, mushola gak ada,” kata Budiyono saat ditemui di Pasar Kutabawa, Selasa (23/4).

Padahal Pasar Kutabawa beroperasi selama 24 jam, namun karena penerangan yang tidak memadai sehingga jam operasi pasar mulai pukul lima pagi hingga pukul 11 malam. Namun banyak juga pedagang yang hanya beroperasi hingga pukul enam sore tidak sampai larut malam.

“Kalau sudah jam enam sore sudah tidak bisa beraktivitas lagi karena pasarnya sudah gelap,” ujarnya.

Menurut Budiyono, pihaknya telah melakukan musyawarah bersama beberapa pedagang Pasar Kutabawa untuk menyelesaikan masalah ini. Banyaknya pedagang yang keberatan dengan pengelolaan pasar, pihak Pemerintah Desa akan menyampaikan hasil musyawarah tersebut dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Purbalingga untuk dicarikan solusinya.

“Kemarin juga sempat mau ke Bupati untuk musyawarah bareng-bareng kesana tapi saya cegah biar diselesaikan dulu sesuai prosedur, targetnya minggu ini persoalan pasar ini bisa selesai,” terang Budiyono.

Yusuf salah satu pedagang Pasar Kutabawa mengatakan ingin Pasar Kutabawa dikelola oleh Pemerintah Desa agar pengelolaannya jelas. Seperti fasilitas dan kekurangan yang ada di pasar dapat disampaikan dan ditangani dengan baik.

“Intinya gini dari pihak pedagang semua itu gak mau ada untuk membebani pedagang, kalau pihak desa yang menangani malah lebih enak dan juga kaya pedagang mau usul apa itu enak,” kata Yusuf.

Nantinya ketika dikelola oleh Pemerintah Desa ataupun langsung dari Pemkab ia berharap fasilitas yang ada di Pasar Kutabawa dapat diperbaiki. Selain itu juga adanya kejelasan retribusi baik parkir maupun retribusi lainnya yang ada di pasar tersebut sehingga tidak membebani para pedagang pasar.

“Dan terakhir adanya keamanan dan kenyamanan bagi pedagang pasar, sehingga pedagang pasar tidak perlu merasa resah dan dapat menyampaikan kekurangan yang ada bersama dengan pemerintah desa atau pemkab sekalipun,” pungkasnya. (PI-7)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)