Sawahlunto

Paslon Deri Asta – Zohirin dan DPC Hanura Tandatangani Kontrak Politik

Warta Andalas | Minggu, 31 Desember 2017 - 19:52:13 WIB | dibaca: 478 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Didampingi sejumlah tim sukses serta kader dan simpatisannya, hari ini, Minggu (31/12) pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Deri Asta dan Zohirin Sayuti, menyambangi sekertariat DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kota Sawahlunto untuk melakukan silaturrahmi dan meminta dukungan.

Kedatangan rombongan sekitar pukul 10.00 WIB itu disambut langsung oleh Ketua DPC Hanura Sawahlunto, H. Syafrudin Sarif dan Sekertaris Muchtar WS serta para Ketua PAC sejumlah pengurus dan kader Hanura lainnya.

Dalam sambutannya, Syafrudin Sarif mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini DPC Hanura Sawahlunto akan segera melakukan pelantikan pengurus, meski Ketua DPC telah dilantik di DPD Provinsi.

Usai menyampaikan rasa terimakasih atas kunjungan Paslon Deri - Zohirin, ia juga meminta pada seluruh kader Hanura Sawahlunto untuk menyamakan langkah dan presepsi.

“Mari kita samakan langkah kedepan, sehingga Hanura Sawahlunto akan menjadi lebih baik. Jangan terkotak-kotak karena Pilkada. Dalam hal ini (Pilkada.red) Hanura akan mendukung salahsatu calon pasangan Kepala Daerah,” uajrnya.

Namun demikian, lanjut Syafrudin, kita akan memberikan rekomendasi ke DPD Provinsi untuk menentukan Paslon mana yang akan kita dukung, mengingat sebelumnya calon walikota Fauzi Hasan juga telah datang, meski tanpa didampingi calon pasangannya.

Sementara itu, calon Wakil Walikota Zohirin Sayuti yang didaulat untuk memberikan kata sambutan mengatakan bahwa pasangan DZ (sebutan Paslon Deri – Zohirin.red)  telah sepakat untuk mengembalikan kejayaan kota Sawahlunto. Utamanya, adalah mendongkrak kembali ekonomi kerakyatan, salahsatunya mengaktifkan Sanggar Kegiatan belajar (SKB) dan mendirikan Balai Latihan Kerja atau BLK.

Pria yang pernah mengabdi selama 30 tahun menjadi PNS di kota Sawahlunto ini juga menyampaikan bahwa secara umum kondisi perekonomian kota Sawahlunto belakangan ini kian melambat dari sebelumnya.

“Saya melihat, ekonomi di kota sawahlunto ini melambat dibandingkan dengan kepemimpinan kepala daerah periode sebelumnya,” ujar mantan Sekda selama 10 tahun dimasa kepemimpinan Alm. Amran Nur itu.

Untuk itu, lanjut Zohirin, harus ada program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, yaitu ekonomi kerakyatan untuk menambah uang masuk bagi masyarakat di seluruh bidang.

Zohirin mencontohkan, harus adanya pembinaan industri kecil seperi cinderamata, karena itu menjadi tanggungjawab pemerintah.

“Kita akan melakukan hal tersebut mulai dari pelatihan, produksi serta penjualan dan pembinaan secara berkelanjutan. Sehingga mereka akan mampu bertahan dalam menjalankan usahanya,” ungkapnya.

Selain itu, imbuh Zohirin, juga pemberdayaan perempuan dengan berbagai kursus yang dapat menghasilkan, serta angkatan muda yang produktif, kita beri ilmu terapan.

“Salahsatu langkah untuk mendukung hal itu adalah menaikkan status SKB menjadi BLK. Kalau sudah punya ilmu, tinggal menyuntik modal dan selanjutnya masyarakat sudah bisa mandiri. Karena ekonomi kerakyatan itu wajib dan mutlak,” terangnya. 

Sebab, lanjut dia lagi, sebagai kota wisata banyak yang bisa diperbiauat untuk menciptakan krestifitas yang menghasilkan, diantaranya membuat souvenir dan kuliner, dimana saat ini masih  sangat minim. Untuk itu kami bertekad akan menggenjot pelatihan. Selain itu, juga di sektor pendidikan, pertanian dan peternakan serta sector-sektor lainnya.

Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Zohirin juga menyampaikan gagasannya terkait bea siswa pendidikan. Ia ingin kedepan masalah Bea Siswa dapat di Perdakan, contohnya bagi siswa yang berhasil masuk ke Perguruan Tinggi favourit, dibantu sebesar Rp.10 juta. 

Program pendidikan itu wajib, sebagai modal untuk merubah nasib. Ini adalah kewajiban pemerintah,” tandasnya.

RSUD Sawahlunto Terttinggal oleh Daerah Tetangga

Dalam pemaparan visi-misinya itu, Zohirin Sayuti juga mengaku sangat prihatin dengan kondisi RSUD saat ini. Pasalnya, saat ini pasien di RSUD Sawahlunto tidak lagi bisa mendapatkan pelayanan roentgen, karena habisnya masa perizinan sehingga mengakibatkan penyegelan.

“Sehingga kondisi RSUD kita saat ini jauh tertinggal oleh RSUD daerah tetangga. Sebagai warga Sawahlunto, kita sangat sedih. Untuk itu, kejayaan RSUD harus dikembalikan,” tegasnya.

Senada dengan Zohirin Sayuti, Calon Walikota Sawahlunto Periode 2018 – 2023 Deri Asta juga menegaskan bahwa ekonomi kerakyatan merupakan hal yang harus segera diperbaiki.

Pilkada adalah memilih program. Karena setiap calon pasti memiliki niat baik untuk membangun kota ini. Namun, tentunya  tidak cukup hanya dengan niat baik saja. Harus dibarengi dengan  program yang jelas,” ungkap pengusaha sukses di bidang pertambangan batubara itu.

Saat ini, lanjut Deri Asta, kita sudah memasuki masa ekonomi global. Harus mempersiapkan anak-anak kita yang berkemampuan. Kalau tidak disekolahkan, maka hanya akan menjadi pekerja atau buruh.

“Artinya, di kota kita harus punya sebuah universitas. Sebab  di seluruh kabupaten dan kota, semua sudah merancang universitas. Secara umum, akan meminimalisir biaya, dan lebih gampang memantau anak anak dibandingkan dengan anak-anak yang kuliah di luar,” terangnya.

Selain itu, imbuh dia, kalau ada tempat kuliah di Sawahlunto, maka akan dapat mendatangkan income. Karena tidak semua yang kuliah adalah anak Sawahlunto. Artinya, mereka butuh tempat tinggal, biaya makan minum dan lain sebagainya. 

“Intinya, mendatangkan uang ke Sawahlunto sehingga akan  berputar di Sawahlunto. Karena jika hanya berharap dengan dana APBD, akan suli. Jika ingon berkembang dengan cepat, harus melakukan perubahan dan memanfaatkan potensi,” pungkasnya.

Tandatangani Kesepakatan Saling Bantu

Usai melakukan dialog, dalam silaturrahmi tersebut kedua belah pihak yakni DPC Hanura dan Paslon Deri Asta – Zohirin juga menandatangani kesepakatan untuk saling membantu dan mendukung atau kontrak politik. Selanjutnya, DPC Hanura akan mengirimkan surat rekomendasi dukungan terhadap paslon ini, kepada pihak DPD Hanura Sumatera Barat di kota Padang dan menunggu keputusannya.  (ap)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)