Padang

Pakai Sistem Jajar Legowo, Produksi Padi di Padang Terus Ditingkatkan

Warta Andalas | Senin, 16 April 2018 - 15:18:50 WIB | dibaca: 79 pembaca

WARTA ANDALAS, PADANG – Guna meningkatkan produksi padi sawah di wilayah Kota Padang, Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pertanian (Diperta) bekerjasama dengan Kodim 0312/Padang menggelar tanam padi serentak dengan sistem Jajar Legowo (Jarwo) di areal sawah Kelompok Tani Pagai II, Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Senin (16/4).

Kegiatan tersebut merupakan upaya kerjasama antara Pemko Padang dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), serta melibatkan Kodim 0312/Padang dalam rangka meningkatkan hasil produksi padi di wilayah tersebut sekaligus menyukseskan program pemerintah pusat dalam pencapaian swasembada pangan.

Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Padang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Asnel bersama Dandim 0312/Padang Letkol Kav Eriyzal Satria terlihat tengah mencoba teknologi baru pola tanam padi sawah tersebut.

Asnel menyampaikan, atas nama pemko dan masyarakat tani Kota Padang sangat menyambut dilakukannya berbagai gerakan dalam peningkatan produksi, produktivitas dan luas tanam padi sawah di Kota Padang.

Dikatakannya, selaku ibukota Sumbar, Kota Padang memiliki kawasan pertanian yang cukup luas. Seperti lahan basah yang memiliki sawah seluas 6.418 hektare dengan produktivitas pada tahun 2017 yakni sebesar 5,5 ton. Hal ini turut berkontribusi dalam pencapaian luas tambah tanam dan produksi padi di Sumbar.

“Kita berharap, dengan adanya kegiatan tanam padi serentak ini mampu mendorong petani di seluruh kelompok tani di Kota Padang untuk lebih optimal menggarap sawah-sawah yang dikelola,” sebut Asnel sewaktu membuka kegiatan tersebut.

Sekda Kota Padang itu pun juga menekankan agar produksi pangan seperti padi terus ditingkatkan dari tahun ke tahun khususnya di Kota Padang. Apalagi mengingat Padang merupakan penghasil produksi padi terbanyak di wilayah Sumbar.

Sementara tambahnya lagi, terkait diterapkannya sistem tanam Jajar Legowo, ia berharap seluruh kelompok tani di Padang agar jangan ragu menerapkan teknologi tersebut.

“Pada saat ini, di lokasi areal sawah Kelompok Tani Pagai II ini kita lakukan tanam padi sawah dengan menerapkan sistem tanam Jajar Legowo dengan memakai alat tanam “Rice Transplanter sekaligus alat caplak untuk membuat garis panduan tanam. Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh kelompok tani jangan ragu untuk menerapkan sistem ini. Karena semuanya adalah untuk meringankan biaya produksi, meningkatkan produksi pertanian serta pendapatan para petani," tukasnya.

Seperti diketahui, pengembangan teknologi Jajar Legowo merupakan salah satu upaya untuk menunjang peningkatan produksi padi secara berkelanjutan.

Cara tanam padi Jajar Legowo merupakan salah satu teknik penanaman padi yang dapat menghasilkan produksi yang cukup tinggi serta memberikan kemudahan dalam aplikasi pupuk dan pengendalian organisme pengganggu tanaman.

Sistem tanam jajar legowo juga merupakan suatu upaya memanipulasi lokasi pertanaman sehingga pertanaman akan memiliki jumlah tanaman pingir yang lebih banyak dengan adanya barisan kosong. Selain itu sistem tanam jajar legowo juga meningkatkan jumlah populasi tanaman dengan pengaturan jarak tanam.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Diperta) Kota Padang, Syaiful Bahri mengatakan tujuan utama digelarnya Gerakan Serentak Tanam Padi kali ini untuk memotivasi kelompok tani atau petani dalam meningkatkan produksi padi sawah melalui sistem tanam Jarwo. Kemudian menyosialisasikan pemanfaatan alsintan tersebut bagi masing-masing kelompok tani di kota ini.

“Kegiatan pengembangan teknologi Jarwo ini merupakan Upaya Khusus (Upsus) untuk pencapaian Swasembada Pangan Nasional tahun 2018. Dalam hal ini juga diserahkan bantuan atau kegiatan untuk kelompok tani Kota Padang. Diantaranya bantuan benih padi sebanyak 12.500 kg untuk 500 hektare luas tanam di 22 kelompok tani. Lalu traktor roda 2 sebanyak 14 unit, pompa air sebanyak 5 unit, hands sprayer 26 unit, cultivator 9 unit, traktor roda empat 3 unit dan masih banyak lainnya," paparnya. (David/Nanda/Faisal/Hms)





Komentar : 1
nurhalizah
16 April 2018 - 17:48:11 WIB
wah hebat
****s://t.co/VT0Qw356gp
<<< 1 >>>


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)